
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA—Gema selawat dan tabuhan rebana memenuhi halaman Gedung Rektorat, Kampus 2 Lidah Wetan, dalam gelaran "Festival Banjari" pada Kamis, 7 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari URU Islamic Competition (UIC) 2026 yang digagas UKM Rebana Universitas Negeri Surabaya (Unesa)sebagai wadah pelestarian kesenian Islam sekaligus penguatan religiusitas di lingkungan kampus.
Festival Banjari merupakan salah satu rangkaian kegiatan besar ‘Ramadan di Kampus’ (RDK) Unesa yang diselenggarakan sejak Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguatkan religiusitas dan spirit beribadah civitas Unesa di bulan Ramadan.
Rangkaian acara telah dimulai sejak siang hari melalui Festival Banjari Tingkat Nasional yang diikuti oleh 38 tim dari seluruh penjuru Jawa Timur. Kompetisi yang berlangsung hingga malam hari ini menjadi panggung bagi para pegiat seni banjari untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan mereka pada warisan budaya Islam.

www.unesa.ac.id
Memasuki waktu petang, suasana semakin khidmat dengan agenda buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan puncak kemeriahan acara bertajuk "Unesa Bersholawat". Kehadiran grup hadrah ternama, Ahbabul Mustofa, berhasil membawa ribuan jemaah larut dalam lantunan selawat yang menyejukkan.
Kemeriahan tersebut juga diisi dengan siraman rohani melalui tausiah dari Ustadz M. Shoniful dan Ustadz Fandi Irawan. Dalam ceramahnya, kedua ustadz tersebut menekankan pentingnya menjaga komitmen dalam berbuat kebaikan serta mengajak generasi muda untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar religiusitas sebagai bekal menyongsong Generasi Emas 2045.

www.unesa.ac.id
Penanggung jawab kegiatan, Muhammad Alyasa Ibrahim, menjelaskan bahwa tujuan utama dari perhelatan ini adalah sebagai sarana syiar. “Output yang kami harapkan adalah Unesa tidak hanya dikenal melalui prestasi akademiknya saja, tetapi juga dikenal masyarakat luas melalui bakat dan kontribusi nyata dalam kesenian Islam,” paparnya.
Senada dengan hal tersebut, Pembina UKM Rebana Unesa, Muhammad Wahyu Arianto mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme peserta. Ia berharap melalui jalur prestasi keagamaan, para mahasiswa dapat terus mengekspresikan diri secara positif melalui unit kegiatan mahasiswa yang ada di Unesa.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang Festival Banjari yang menandai berakhirnya kompetisi tahun ini. Melalui UIC 2026, Unesa kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung keseimbangan antara pencapaian intelektual dan kematangan spiritual bagi seluruh sivitas akademikanya. ][
***
Reporter: Azam Mudzaky (Internship), Dinda Aulia (Internship)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: