
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU guna memperkuat kolaborasi di Gedung Rektorat Kampus II Lidah Wetan, pada Jumat, 20 Februari 2026.
Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dwi Cahyo Kartiko menyampaikan bahwa Unesa terus bertranformasi menjadi perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi.
Ia menjelaskan, Unesa memiliki pusat unggulan berbasis disiplin ilmu kelistrikan dan kecerdasan artifisial (AI) yang relevan untuk dikolaborasi dengan sistem PLN, seperti pengembangan smart grid, pemeliharaan prediktif, hingga manajemen energi digital.
"Unesa telah mengajukan dua usulan riset, yaitu kelistrikan berbasis AI dan pengembangan relay proteksi adaptif dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan PLN. Hal ini menandakan adanya integrasi yang kuat antara keilmuaan, riset kampus, dan kebutuhan industri," jelasnya.
General Manager PT PLN (Persero) UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto menuturkan bahwa PLN saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari faktor cuaca, sosial, dan teknis, hingga fluktuasi pasokan serta beban listrik. Oleh karena itu, dukungan riset dari kalangan akademisi dinilai sangat diperlukan.
"Pada tahap awal, kerja sama difokuskan pada pengemabangan AI dan digitalisasi dalam pengelolaan operasi serta sistem transmisi. PLN juga terbuka bagi mahasiswa Unesa yang ingin melakukan penellitian dan magang di lingkungan kami," ujarnya.

www.unesa.ac.id
Dalam forum diskusi tersebut, Wakil Rektor Bidang I Unesa, Martadi, memaparkan bahwa melalui kerja sama ini Unesa berencana mengirimkan mahasiswa untuk magang di berbagai unit PLN.
Selain itu, kampus ‘Rumah Para Juara’ juga mendorong program kolaboratif yang memungkinkan para ahli dari PLN mengajar langsung di kelas, sehingga terjadi perpaduan antara teori akademik dan praktik lapangan.
Merespon hal tersebut, perwakilan PLN menegaskan kesiapannya pihaknya menerima mahasiswa magang yang akan ditempatkan disejumlah wilayah mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, hingga Sulawesi Barat.
Ia juga menyoroti kebutuhan rekrutmen pegawai semakin luas, tidak hanya mencakup lulusan teknik elektro dan mesin, tetapi juga di bidang ilmu hukum, arsitektur, hingga teknik sipil.
Diskusi juga mengarah pada pemanfaatan kecerdasan buatan. Perwakilan Prodi Kecerdasan Artifisial Unesa menjelaskan potensi mahasiswanya yang sebelumnya berhasil menjuarai inovasi smart grid tingkat nasional untuk dapat bekolaborasi pada penelitian-penelitian mendatang.
PLN pun berkomitmen menjembatani Unesa dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) guna membantu memperoleh data rasio penggunaan daya listrik di setiap bangunan kampus.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas lulusan Unesa agar semakin relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif berbasis riset untuk menjawab berbagai tantangan operasional kelistrikan nasional.][
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT), Dinda Aulia (Internship)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: