
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerima kunjungan delegasi National Taichung University of Science and Technology (NTCUST) Taiwan dalam rangka penguatan kerja sama internasional, khususnya di bidang teknologi, inovasi, dan pendidikan STEM. Pertemuan berlangsung di Gedung Rektorat Kampus II Lidah Wetan pada Jumat, 28 November 2025.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penyusunan rencana penyelenggaraan Indonesia High School Robotics, Innovation, and Creativity Competition yang akan digelar bersama kedua institusi.
Dalam sambutannya, Kasubdit Urusan Internasional, Asrori menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk membuka akses global bagi pelajar Indonesia.
“Kami sangat menghargai waktu dan komitmen NTCUST serta seluruh mitra yang hadir. Kompetisi robotik ini bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga kesempatan bagi pelajar untuk memperoleh pengalaman akademik berskala internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas negara ini sejalan dengan arah pengembangan akademik dan riset Unesa. “Kami percaya pertemuan hari ini dapat memperkaya peluang kolaborasi baru yang memberi manfaat jangka panjang bagi pendidikan dan riset,” imbuhnya.

www.unesa.ac.id
Dari pihak Taiwan, Ching-Wei Cheng selaku Vice President and Dean of OIA NTCUST menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani sebelumnya. Ia menegaskan komitmen NTCUST untuk memperluas kerja sama, terutama dalam pengembangan kompetisi robotik tingkat SMA.
“Tujuan kunjungan kami adalah memperkuat hubungan akademik dan mengundang Unesa menjadi mitra utama dalam Indonesia High School Robotics Competition. Program ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat pertukaran pengetahuan antara institusi kita,” jelas Ching-Wei Cheng.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan memberi pengalaman pendidikan bermutu bagi pelajar SMA. “Kami percaya kompetisi ini akan mendorong kreativitas pelajar, meningkatkan kemampuan teknis, serta mempererat hubungan kedua institusi di masa depan,” ujarnya.
Dalam pemaparan teknis, delegasi NTCUST menjelaskan rancangan kompetisi yang mencakup workshop robotik, penggunaan sensor, pemrograman dasar, hingga aspek penilaian seperti kecepatan, stabilitas, akurasi, dan kreativitas. Seluruh peserta juga akan mendapatkan pelatihan awal untuk memastikan kesetaraan kemampuan sebelum mengikuti lomba.
Sesi diskusi turut membahas peluang penyelenggaraan kompetisi lanjutan di Taiwan, pengembangan program pertukaran mahasiswa di bidang teknologi dan bisnis, hingga opsi kolaborasi riset bersama dan pembentukan program double degree.
***
Reporter: Rosvelia Anggita Putri Ananta (Internship)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: