
Jajaran bidang pendidikan, kemahasiswaan, dan alumni Unesa serta unit kerja terkait lainnya mengadakan rapat pemantapan pembukaan program pendidikan jarak jauh untuk jenjang magister dan doktor.
Unesa.ac.id. SURABAYA— Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tengah merancang program pendidikan jenjang magister dan doktor jarak jauh yang akan dibuka dalam waktu waktu dekat. Persiapan program tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi jajaran pimpinan dan unit kerja terkait di Rektorat, Unesa Kampus II Lidah Wetan, pada Senin, 27 Oktober 2025.
Rapat tersebut sekaligus membahas "Pedoman Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)." Wakil Rektor I, Martadi, menyatakan bahwa program ini dibentuk atas surat regulasi kementrian yang mengharapkan suatu PTN-BH mampu membuka akses pendidikan jarak jauh sebagai upaya pemerataan akses pendidikan tinggi.
Program ini diperuntukkan bagi masyarakat dari daerah jauh, yang kesulitan waktu, kesulitan jarak untuk menempuh pendidikan tinggi. “Kalau dengan program reguler, banyak dari mereka tidak akan bisa studi lanjut. Sementara jumlah itu yang tidak bisa studi lanjut ke pergulangan tinggi masih banyak," ujarnya.
Kedepannya, ia menekankan bahwa program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) memberikan akses pendidikan yang mudah dijangkau, dengan tetap memperhatikan kualitas. “Mutu dan kualitasnya sama, kurikulumnya pun didesain sedemikian rupa sehingga sama dengan program reguler, hanya saja sistem perkuliahan yang lebih variatif,” tukasnya.
Direktur Inovasi Pembelajaram Digital Unesa, Alim Sumarno menyatakan bahwa Unesa telah mengajukan 6 prodi yang telah siap beroperasi. Adapun kepentingan aspek akademik bagi program ini, seperti RPS, modul, dan sebagainya juga telah dipersiapkan.
Selain itu, perlu adanya mekanisme dari admisi untuk menginformasikan kepada masyarakat luas atas kesiapan Unesa dalam menerima mahasiswa pendidikan jarak jauh. []
***
Reporter: Medina Azzahra (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: