
‘Durenan Rek’ dihadiri langsung Ketua MWA, Haris Supratno; Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan; bersama jajaran wakil rektor, direktur atau kepala lembaga selingkung Unesa dan para mitra.
Unesa.ac.id. SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menghadirkan Festival Durian bertajuk “Durenan Rek!” Vol. 3 di area Parkir Athletika, Kampus II Lidah Wetan. Agenda tahunan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 13–15 Februari 2026 ini, merupakan hasil kolaborasi Badan Pengelolaan Usaha (BPU) Unesa dengan dukungan dari Livin’ by Mandiri dan Oppo.
Festival ini dibuka secara resmi Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan, bersama jajaran unsur pimpinan lainnya dan jajaran wakil rektor. Dalam sambutannya, Cak Hasan menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang strategis bagi pelaku UMKM dan petani durian untuk memasarkan hasil panen mereka secara langsung kepada konsumen luas.
"Ini menjadi bentuk nyata kepedulian perguruan tinggi kepada warga sekitar. Kami ingin menegaskan posisi kampus tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan ekonomi lokal yang berdampak langsung bagi masyarakat," ucapnya.

www.unesa.ac.id
PIC kegiatan, Loggar Bhilawa, melaporkan bahwa festival tahun ini diikuti oleh 30 tenant, yang terdiri dari 20 pedagang durian serta 10 gerai makanan dan minuman pendukung. Menurutnya, acara ini menjadi jembatan bagi para petani durian untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif di sekitar kampus.
"Unesa tidak hanya fokus pada penelitian akademik, tetapi juga konsisten memberikan kontribusi sosial dan ekonomi yang nyata. Melalui festival ini, kami berupaya menjadi kampus yang terbuka, kolaboratif, dan peduli terhadap pemberdayaan masyarakat," paparnya.
Dukungan sektor industri juga turut mewarnai acara ini. Manager Trainer Oppo Surabaya, Mochammat Anreza Putra, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inisiatif positif di Unesa.
Sementara itu, perwakilan Bank Mandiri Surabaya Darmo Permai memberikan apresiasi atas kesempatan kolaborasi ini sembari memperkenalkan layanan transaksi digital Livin’ Merchant untuk membantu para pelaku UMKM melakukan digitalisasi pembayaran.

www.unesa.ac.id
Dalam festival ini, para pengunjung disuguhi berbagai jenis durian unggulan dengan harga variatif, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Beberapa jenis yang menjadi primadona antara lain durian mentega, susu, montong, hingga varian premium seperti musang king.
Selain bazar durian, atmosfer festival semakin meriah dengan hadirnya berbagai lomba, sesi games, hingga live music. Salah satu pengunjung, Thobibah Khoirun Nisa, menuturkan bahwa acara ini sangat menarik karena menggabungkan wisata kuliner dengan ajang sosialisasi.
"Harganya terjangkau dan masih bisa ditawar. Ini momen seru untuk menikmati durian sekaligus berkumpul dengan teman-teman di kampus," ungkapnya. ][
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: