
Unesa.ac.id. SURABAYA – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka program kolaborasi internasional bertajuk Exploring Mathematical Modeling 2026 di Auditorium D1 Lantai 3 Kampus 1 Ketintang, Surabaya, pada Senin (21/9/2026).
Program yang berlangsung hingga Jumat (25/9/2026) ini merupakan program kolaborasi Nara Women’s University (NWU) Jepang, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta Unesa sebagai tuan rumah.
Sebanyak 24 mahasiswa terpilih mengikuti program intensif ini, terdiri dari 11 peserta Unesa, 7 peserta UGM, 3 peserta NWU Jepang, dan 3 peserta UNY. Selama lima hari, para peserta didorong mendalami konsep pemodelan matematika serta aplikasinya dalam memecahkan berbagai persoalan dunia nyata.

Dekan FMIPA Unesa, Wasis, menegaskan bahwa pemodelan matematika memegang peran vital sebagai jembatan antara teori akademis dan fenomena kehidupan sehari-hari. Pemodelan matematika menjadi koneksi penting antara konsep matematika dan berbagai persoalan dunia nyata.
“Melalui pemodelan ini, kita dapat merepresentasikan, menganalisis, dan memahami berbagai fenomena di sekitar kita secara lebih terukur,” ujar guru besar FMIPA tersebut dalam sambutannya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Abadi, menambahkan bahwa rangkaian program ini dirancang secara komprehensif mencakup perkuliahan, latihan, diskusi, simulasi numerik, kerja kelompok, hingga presentasi proyek akhir.

“Materi yang dibahas meliputi population dynamics, sistem dinamis, simulasi numerik, model penyakit menular, delay dynamical systems, hingga estimasi parameter model biologis. Saya berharap kegiatan ini menjadi pengalaman yang menginspirasi dan berharga bagi seluruh peserta,” ucapnya.
Guna memberikan pembekalan berstandar tinggi, program ini menghadirkan jajaran pakar dan akademisi lintas institusi sebagai pemateri, di antaranya Fugo Takasu (Nara Women’s University), Abadi, Dian Savitri, Rudianto Artiono, dan Budi Priyo Prawoto (Unesa), Fajar Adi Kusumo dan Nanang Susyanto (UGM), serta Nikenasih Binatari dan Fitriana Yuli Saptaningtyas (UNY).
Melalui agenda Exploring Mathematical Modeling 2026, Unesa tidak hanya memperluas jejaring riset internasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian multidisiplin antarinstitusi yang berdampak nyata bagi sains dan masyarakat. ][
***
Reporter: Zakariya Putra Soekarno (Fisipol)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa






