Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Pakar dari UK Beberkan Urgensi Research Ethics dalam Ilmu Sosial

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.uc.id., SURABAYA–Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar kuliah tamu ‘Research Ethics’ bersama Dr. Andrzej Cirocki, M.A., selaku dosen sekaligus pakar dari University of York, UK di Auditorium Lantai 3 Gedung T2 FBS UNESA Kampus Lidah Wetan, pada Rabu, 5 April 2023.

Kegiatan yang diikuti sekitar 2oo mahasiswa ini dihadiri jajaran dekan, Koordinator Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Himmawan Adi Nugroho, M.Pd., dan Koordinator Prodi S-1 Sastra Inggris Dr. Ali Mustofa, S.S, M.Pd.

Dalam sesi materi, Andrzej menyampaikan bahwa dalam melakukan tridarma perguruan tinggi, terutama bidang riset penting memiliki etika penelitian atau research ethics yang menjadi guideline untuk penelitian di berbagai bidang, terutama misalnya di ranah ilmu sosial.

Etika penelitian ini penting karena ilmu sosial lebih riskan ketimbang ilmu alam misalnya yang objek penelitiannya berupa benda atau gejala alam. Jangan sampai penelitian yang dilakukan menimbulkan masalah reaktivitas. Karena itu kata Andrzej, etika penelitian harus benar-benar dirumuskan dijalankan.

Etika ini bisa menjadi patokan bagi peneliti bahwa aktivitas penelitianya dalam cakupan yang diperkenankan hukum. Selain itu, peneliti juga bisa mengelola sumber daya keilmuan dengan penuh rasa tanggung jawab termasuk sikap jujur dalam melakukan proses dan mengelola hasil penelitian.

Kondisinya sekarang, kebijakan di beberapa negara di dunia belum mengakomodasi atau cenderung mengabaikan upaya untuk melatih dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang penelitian, khususnya berkaitan dengan etika penelitian.

Andrzej mengapresiasi UNESA menjadi satu dari sekian universitas yang turut membahas pentingnya etika penelitian, bahkan berusaha menumbuhkan kesadaran untuk menjadikan suatu penelitian lebih etis. "Kita kan berharap diberlakukan secara etis, ini berarti kita sebagai peneliti perlu mengikuti beberapa aturan agar tidak membuat kita bermasalah," ucapnya.

Himmawan mengatakan bahwa suatu kehormatan mendapat tausiah ilmiah seputar etika penelitian dari Andrzej Cirocki. Pihaknya mengenal betul kepakaran pria Inggris tersebut. "Kami bahkan sudah bekerja sama lebih dari 6 tahun. Topik etika penelitian ini penting dipelajari. Semoga ini berguna bagi mahasiswa sarjana dan Pascasarjana serta kolega di lingkup universitas," ucapnya. []

***

Penulis: Joy Nathanael

Editor: @zam Alasiah*

Foto: Dokumentasi Tim Humas UNESA

Terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):