
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Tangerang terkait penguatan layanan dan fasilitas disabilitas. Kunjungan berlangsung di lantai 10 Gedung Rektorat, Kampus II Lidah Wetan, pada Kamis, 31 Juli 2025.
Agenda ini menjadi bagian dari upaya UMN untuk mengembangkan Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang baru dibentuk pada tahun 2020 sebagai perluasan dari layanan konseling.
Anne Nurfarina, Ketua ULD UMN mengatakan bahwa untuk menghadirkan layanan yang optimal bagi mahasiswa penyandang disabilitas, UMN membutuhkan penguatan konsep, panduan teknis pelaksanaan, serta dukungan sarana dan prasarana.

www.unesa.ac.id
Pihaknya ingin menggali langsung pengalaman Unesa yang sudah malang melintang dalam pengelolaan ULD sejak 2013. “Kami ingin mengetahui bagaimana Unesa mengembangkan sistem pendidikan bagi penyandang disabilitas, kurikulum, layanan, hingga program dan inovasi,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi, dan Science Center Unesa, Bambang Sigit Widodo menyampaikan komitmen Unesa dalam mewujudkan pendidikan yang setara bagi semua, termasuk kelompok disabilitas.
Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari amanat konstitusi sekaligus tanggung jawab institusi pendidikan tinggi.
“Unesa senang sharing pengalaman, termasuk dalam pengembangan produk teknologi yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas. Kami pun siap berkolaborasi dengan UMN di sejumlah bidang yang ingin sama-sama diperkuat,” ujarnya.

www.unesa.ac.id
Ketua Disability Innovation Center (DIC) atau Kasubdit Pusat Unggulan Iptek Disabilitas (PUID) Unesa, Budiyanto dalam sesi pemaparan menjelaskan bahwa DIC Unesa merupakan satu-satunya pusat riset bidang disabilitas yang diakui oleh Direktorat Pusat Riset dan Teknologi Maju (DPRTM) PDDIKTI.
DIC Unesa juga memiliki jejaring kolaborasi internasional yang luas, antara lain dengan Jepang, Korea Selatan, Australia, Belanda, dan sejumlah negara lainnya.
Selain itu, Unesa saat ini melayani 98 mahasiswa disabilitas yang didampingi oleh 85 relawan terlatih. DIC juga berkomitmen untuk mendukung peningkatan kompetensi dosen UMN dalam pengelolaan layanan disabilitas. []
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: