
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA–Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Profesi (LPSP) dan Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) berkolaborasi dalam pelaksanaan Seleksi Calon Perangkat Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Training Center PPTI Unesa, Gedung Rektorat Kampus II Lidah Wetan Surabaya.
Seleksi diikuti 15 peserta dari Desa Sidojangkung yang berkompetisi untuk mengisi posisi perangkat desa. Pelaksanaan tes berlangsung dengan pengawasan langsung dari panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa, LPSP, serta DTIK Unesa.
Tes yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini, materinya mencakup tes pengetahuan umum, bahasa Indonesia, kemampuan berhitung, serta logika melalui tes bakat skolastik (TBS).
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari berbagai unsur pimpinan dan pejabat pemerintah daerah, di antaranya, kepala Desa Sidojangkung, Camat Menganti, Kapolsek Menganti, dan Danramil Menganti, dan Wakil Rektor I Unesa, Martadi.
Wakil Rektor I Unesa, Martadi menyampaikan apresiasinya atas sinergi Unesa dan pemerintah desa dalam menciptakan proses seleksi yang profesional dan akuntabel. Menurutnya, penerapan sistem CAT menjadi langkah penting untuk memastikan seleksi dilakukan secara objektif dan transparan.

www.unesa.ac.id
“Unesa berkomitmen mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan berbasis teknologi. Melalui sistem CAT, hasil seleksi dapat diketahui secara langsung sehingga setiap peserta memperoleh nilai sesuai kemampuannya,” ujarnya.
Kepala LPSP Unesa, Maspiyah menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi kampus ‘Growing with Character’ dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Melalui seleksi berbasis CAT, proses penjaringan perangkat desa dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terukur.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh tahapan berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai tata tertib yang telah ditetapkan. Tim teknis dari DTIK memastikan kesiapan perangkat dan jaringan komputer, sementara tim LPSP mengawasi jalannya tes agar sesuai dengan standar pelaksanaan uji kompetensinya.
“Kami memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur dan bebas dari intervensi. Hasil tes nantinya bersifat final dan langsung diumumkan setelah pelaksanaan,” jelasnya.][
***
Reporter: Fatimah Najmus Shofa (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: