
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerima kunjungan benchmarking dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) di Gedung Rektorat, Kampus 2 Lidah Wetan, pada Rabu, 4 Februari 2026.
Pertemuan strategis ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Rekayasa Sosioteknologi UAJY, Yosef Daryanto, beserta Ketua Satgas PPKPT UAJY, Theresia Diyah Wulandari. Kehadiran delegasi disambut langsung Wakil Rektor Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya, dan Usaha Unesa, Bachtiar Syaiful Bachri, dan Direktur PPIS Unesa, Mutimmatul Faidah serta jajarannya.
Wakil Rektor UAJY, Yosef Daryanto mengungkapkan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi sekaligus sharing strategi dan program pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi.
"Satgas Unesa memiliki banyak pengalaman, kami ingin sharing dan mendiskusikan banyak hal mengenai mekanisme pencegahan hingga prosedur penanganan berbagai bentuk kekerasan yang telah diimplementasikan di sini," ujarnya.

www.unesa.ac.id
Direktur PPIS Unesa, Mutimmatul Faidah, membedah secara mendalam mengenai struktur kelembagaan Satgas PPKS yang kini bernaung di bawah Direktorat PPIS. Integrasi ini memungkinkan Unesa melakukan percepatan program pencegahan dan penanganan kekerasan secara lebih masif dan terstruktur.
Unesa membagikan pengalaman mengenai manajemen penanganan kasus yang mengedepankan keberpihakan pada korban, kerahasiaan data, serta SOP yang akuntabel. Selain itu, dipaparkan pula berbagai inovasi program pencegahan, seperti pelibatan aktif mahasiswa sebagai duta atau volunteer dalam mengampanyekan lingkungan kampus yang sehat dan aman.
Pertemuan ini tidak hanya diskusi, tetapi juga membuahkan wacana kolaborasi jangka panjang, salah satunya adalah penyelenggaraan kegiatan bersama antarperguruan tinggi dalam bentuk camp pelatihan bagi mahasiswa sukarelawan Satgas.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan jaringan solidaritas antar-Satgas perguruan tinggi untuk saling menguatkan dalam menghadapi dinamika isu kekerasan di lingkungan akademik.
Melalui kunjungan ini, Unesa kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia guna mewujudkan ekosistem pendidikan yang bermartabat dan bebas dari segala bentuk kekerasan.][
***
Reporter: Azam (Internship)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: