
Kegiatan dibuka Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Syafi’ul Anam.
Unesa.ac.id. SURABAYA—Program Studi S-2 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama Asosiasi Pendidikan Bahasa Asing Pascasarjana Indonesia (APBAPI) gelar forum akademik internasional, The 2nd Foreign Language Students Forum pada Sabtu, 13 September 2025.
Mengusung tema “Crossing Borders in the Digital Era: Postgraduate Students’ Engagements with Language, Culture, and Pedagogical Innovation”, forum yang dilaksanakan secara daring ini menyoroti peran strategis mahasiswa pascasarjana sebagai jembatan yang menghubungkan bahasa, budaya, dan inovasi pedagogi di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Sebanyak 96 presenter dan 65 partisipan, yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Tiongkok, dan Filipina berpartisipasi dalam acara ini.

Dosen sekaligus guru besar FBS Unesa menjadi pembicara dengan menyampaikan seputar kemampuan membaca, analisis komputasi siswa kaitannya dengan konteks budaya dan kelas digital.
Pada kesempatan itu, dosen S-1 Sastra Inggris Unesa, Pratiwi Retnaningdyah memaparkan tentang “From Close Reading to Computational Analysis: Student Engagements with Culture and Heritage in the Digital Classroom.”
Ia membahas bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi, mulai dari analisis mendalam hingga komputasi, untuk terlibat lebih dalam dengan budaya dan warisan di kelas digital.
Materi lainnya disampaikan Deshinta Arrova Dewi, dari INTI International University, Malaysia, yang berbagi wawasan lewat materi “Crossing Borders, Shaping Minds: Language, Culture, and Learning in the Digital Era.”

Deshinta Arrova Dewi, dosen dari INTI International University, Malaysia memaparkan tentang pola pikir dalam konteks bahasa, budaya, dan pembelajaran era digital.
Ia menekankan, perbatasan geografis semakin memudar dalam konteks pendidikan, dan bagaimana bahasa serta budaya menjadi elemen penting dalam membentuk pola pikir pelajar di era digital ini.
Koordinator Prodi S-2 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa, Ahmad Munir mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa pascasarjana untuk mengembangkan wawasan akademik, membangun kolaborasi, dan memperkuat peran mereka dalam dunia pendidikan bahasa di era digital
“Kita turut bangga karena FBS Unesa di tahun 2025 bisa menjadi tuan rumah The 2nd Foreign Language Students Forum bersama APBAPI. Ke depannya kita harapkan agar semakin banyak partisipasi kita menjadi tuan rumah agenda-agenda internasional lainnya,” ujarnya. []
***
Penulis: Tim FBS Unesa
Kurator: Puput Saputra (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Prodi S-1 Pend Bahasa Inggris
Share It On: