
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SIDOARJO—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus memperkokoh sinergi dengan dunia kerja guna mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di kancah global. Komitmen ini diwujudkan melalui agenda strategis Employer Meeting 2026: 1st Employer Collaboration Forum (ECF) bertema “Strengthening Partnerships for Future Workforce” yang berlangsung di Swiss-Belinn Hotel Sidoarjo, pada 3–5 Februari 2026.
Forum ini mempertemukan Unesa dengan lebih dari 150 mitra pengguna lulusan yang mencakup sektor pendidikan, industri, dunia usaha, hingga lembaga profesional. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi instrumen evaluasi untuk memastikan kompetensi alumni Unesa selaras dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni, Martadi menegaskan bahwa keterlibatan mitra industri harus dimulai sejak awal proses pendidikan, bukan sekadar pada tahap rekrutmen. Ia mendorong para pengguna lulusan untuk berperan aktif dalam revitalisasi kurikulum, menjadi dosen praktisi, penguji, hingga penyedia program magang intensif selama enam bulan.
"Masukan dari dunia kerja adalah dasar bagi Unesa untuk menyesuaikan kurikulum secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap alumni yang telah berkarier selama lima hingga sepuluh tahun sangat krusial agar kompetensi yang kami ajarkan tetap relevan dengan kebutuhan riil di lapangan," ujar Martadi.

www.unesa.ac.id
Selain aspek kurikulum, forum ini juga membidik penguatan reputasi internasional. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi, dan Science Center, Bambang Sigit Widodo, menyoroti bahwa employer reputation merupakan indikator kunci dalam pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings.
"Persaingan perguruan tinggi saat ini sudah merambah level global. Partisipasi aktif mitra pengguna dalam memberikan umpan balik akan sangat menentukan posisi Unesa di tingkat dunia. Oleh karena itu, relasi yang kuat antara kampus, alumni, dan dunia kerja harus terus dibangun secara berkelanjutan," jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah, Nadi Suprapto, menambahkan bahwa Employer Meeting 2026 didukung melalui skema pendanaan Equity yang bekerja sama dengan LPDP. Kegiatan ini dirancang sebagai agenda tahunan yang dilaksanakan secara intensif selama tiga hari dengan pembagian peserta berdasarkan rumpun keilmuan fakultas.
Pada hari kedua pelaksanaan, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, Muhamad Sholeh, menekankan pentingnya ekosistem yang menghubungkan perguruan tinggi dengan dunia kerja. Menurutnya, Unesa tidak bisa berjalan sendiri dalam menyiapkan talenta masa depan.
"Kolaborasi yang terorganisir dengan dunia usaha dan industri akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga tangguh dalam persaingan internasional," tegasnya. Melalui forum ini, Unesa berkomitmen untuk terus menyempurnakan kualitas layanan pendidikan dan memperpendek jarak antara bangku kuliah dengan realitas dunia profesi. ][
***
Reporter: Prismacintya (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: