Surabaya Seorang peserta ujian tulis SBM PTN 2015 untuk Panlok 50 diantar saudara kembarnya. Herlen, kakak Herlena, mengaku sedih ketika adiknya tidak diterima di SBM PTN tahun lalu. Sedih sih, saat tahu Herlena tidak lolos SBM PTN, ungkap Herlen sambil tersenyum, Selasa (9/6/2015).
Saat ini, imbuhnya, Herlena mengambil program studi dan di perguruan tinggi dan sama dengan kakaknya, Prodi Ekonomi Pembangunan Unair. Herlen berharap adiknya bisa diterima pada kesempatan kali ini, sehingga mereka kembali menuntut ilmu bersama-sama.
Mengenai prodi yang dipilih oleh Herlen, ibunya, Sulastri tidak tahu menahu. "Dulu anak saya alumni SMK 2 Kediri jurusan akuntansi. Ketika lulus, anak saya menginginkan prodi ekonomi pembangunan. Saya juga tidak tahu. Mungkin ingin berkumpul dengan kakaknya," jelasnya. (Nisa/Agung/SR/Humas)
Share It On: