
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Aroma kertas baru, warna-warna visual nusantara, dan deretan kemasan unik memenuhi Auditorium T14, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Bukan sekadar pameran biasa, EXPOPACK 2025 (pameran tugas akhir semester 7) hadir sebagai ruang eksperimen mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Unesa yang memadukan warisan budaya Majapahitan dengan kebutuhan industri UMKM masa kini.
Pameran ini menghadirkan puluhan karya packaging yang memadukan teknologi, riset, dan interpretasi visual budaya nusantara. Ketua Pusat Unggulan Iptek (PUI) Seni Budaya Majapahitan Unesa, Trisakti membuka kegiatan dengan apresiasi tinggi terhadap kualitas karya mahasiswa.
Menurutnya, karya dalam EXPOPACK menjadi bagian penting dalam pengembangan PUI Seni Budaya Majapahitan. “Banyak karya di pameran ini yang sudah layak dijadikan skripsi. Mahasiswa telah memberikan kontribusi besar bagi keberlanjutan riset dan inovasi budaya di Unesa,” ujarnya.

www.unesa.ac.id
Ia juga mengapresiasi antusias mahasiswa dan meminta agar penyelenggaraan EXPOPACK diperpanjang karena besarnya potensi inspiratif yang muncul dari karya-karya yang dipamerkan.
Sementara itu, Koordinator Prodi S-1 DKV Unesa, Marsudi menegaskan bahwa EXPOPACK bukan hanya ruang pamer, tetapi bagian penting dari perjalanan akademik mahasiswa.
“Semangat mahasiswa luar biasa. Dari yang awalnya belasan karya, kini berkembang menjadi puluhan karya dengan kualitas yang semakin matang. EXPOPACK berpotensi menjadi trademark DKV Unesa di masa depan,” jelasnya.

www.unesa.ac.id
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi tolak ukur penting untuk melihat perkembangan kreativitas mahasiswa sekaligus kontribusi mereka dalam kebutuhan industri kreatif dan UMKM.
Dari sisi pelaksanaan, Faris Arnas, selaku Ketua Pelaksana EXPOPACK 2025, mengungkapkan bahwa tiap karya melewati proses panjang yang menyerupai alur kerja profesional: riset UMKM, eksplorasi visual Nusantara, pembuatan purwarupa, hingga penyusunan strategi komunikasi visual.
Pameran ini menampilkan berbagai konsep kemasan yang menggabungkan tipografi Majapahitan, motif budaya, fungsi modern, hingga sentuhan teknologi interaktif seperti QR Code dan strategi promosi digital.

www.unesa.ac.id
Pengunjung dapat melihat, menyentuh, dan memberi umpan balik langsung pada setiap karya, mulai dari kemasan makanan, produk lifestyle, hingga produk lokal yang dikembangkan UMKM mitra.
Melalui EXPOPACK 2025, mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya kreatif berlandaskan budaya, tetapi juga memperkuat relasi antara kampus dan industri kreatif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa desain bukan hanya soal visual, tetapi tentang menghubungkan masa lalu, kebutuhan masa kini, dan peluang masa depan. []
***
Reporter: Diah Asri (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: