
Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan bersama pimpinan PTN-BH lainnya menandatangani dokumen kontrak Program Equity bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Jakarta.
Unesa.ac.id. SURABAYA–Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama 15 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) lainnya menerima skema pendanaan Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY)–THE Impact Ranking tahun 2025.
Program merupakan inisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui alokasi Dana Abadi Perguruan Tinggi.
Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan menuturkan bahwa lolosnya Unesa pada pendanaan program equity menandai sebuah komitmen lembaga dalam meningkatkan sinergi untuk meningkatkan mutu dan dampak yang berkelanjutan.
“Masuknya Unesa dalam program ini harus menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi yang berdampak dan mendukung terpcapainya SDGs (Sustainable Development Goals) atau tujuan pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.
Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi, dan Science Center Unesa, Bambang Sigit Widodo menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi perguruan tinggi dalam memperkuat rekognisi di tingkat global, sekaligus mendukung pencapaian SDGs.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk menyukseskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
Direktur Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah Unesa, Nadi Suprapto melanjutkan, sebagai penerima dana, Unesa akan melaksanakan delapan sub-aktivitas wajib, antara lain pembentukan dan penguatan SDGs Center, kolaborasi riset dengan perguruan tinggi dari negara low income dan lower middle income, pertukaran mahasiswa internasional, menyelenggarakan konferensi ilmiah, hingga pengembangan komunitas berbasis SDGs.
Di samping itu, Unesa juga menyiapkan delapan sub-aktivitas pilihan, seperti hibah riset yang melibatkan mahasiswa pascasarjana, kolaborasi riset dengan perguruan tinggi dalam negeri, joint supervision, serta partisipasi dalam pameran pendidikan internasional.
Lisa Lisdiana, Kasi Pemeringkatan menambahkan, seluruh aktivitas Unesa dalam program ini dirancang untuk meningkatkan capaian indikator pemeringkatan internasional, khususnya versi QS (Quacquarelli Symonds) dan THE (Times Higher Education).
“Saat ini Unesa ditargetkan naik ke peringkat 400–600 dunia dalam THE Impact Ranking 2026, dari posisi 601–800 pada tahun 2025,” ujarnya.
Seluruh sub-aktivitas Unesa dipilih berdasarkan analisis kesesuaian serta potensi dampaknya dalam meningkatkan capaian indikator-indikator pemeringkatan internasional baik dari lembaga QS maupun THE.
Penyesuaian sub-aktivitas dilakukan dengan memperhatikan potensi dampaknya terhadap capaian indikator, mengingat adanya target peningkatan ranking Unesa, terutama pada THE Impact Ranking, di setiap akhir periode pendanaan.
Keterlibatan Unesa dalam program ini merupakan bentuk kontribusi kampus bermoto ‘Growing with Character’ dalam mewujudkan TPB atau SDGs. Sekaligus, sebagai komitmen dalam menerapkan program kampus berdampak dan berkelanjutan.[]
***
Reporter: Diva Novana Widia Putri (FEB)
Editor: @zam*
Foto: Tim Unesa
Share It On: