Hari Santri Nasional, Merawat Adab Tanpa Perundungan melalui ‘Duta Teman Sebaya’
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat adab di pesantren guna mencegah perundungan dan kekerasan verbal. Dosen Unesa menekankan pentingnya meluruskan konsep ta'dzim agar tetap berlandaskan kasih sayang dan tidak disalahgunakan oleh senior. Penguatan karakter dilakukan melalui tradisi kebersamaan untuk menumbuhkan empati serta langkah konkret seperti pembentukan Duta Santri Sebaya. Layanan konseling dan pendampingan pengasuh juga menjadi kunci dalam mendeteksi dinamika psikologis santri sejak dini. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan beradab bagi seluruh santri.
Read More






