Perubahan visi dan misi Unesa menggambarkan bahwa di Unesa ada perubahan yang terus berlangsung sejalan dengan tantangan zaman dan visi pemimpin. Setiap kepemimpinan memiliki visi sendiri-sendiri. Sejak berubah menjadi Universitas, Unesa telah dipimpin oleh empat rektor. Masing-masing kepemimpinan (rektor) memiliki visi yang berbeda. Paling tidak tiga rektor sebelum saya, memiliki visi yang berbeda sebagaimana yang tersebut di atas. Masing-masing kepemimpinan (rektor) juga mengembangkan misi yang berbeda. Ini menunjukan bahwa ada dinamika yang sangat luar biasa di Unesa, yang semua itu tentu dimaksudkan untuk menjadikan Unesa terus maju dan berkembang. Perkembangan dan kemajuan Unesa harus terus didorong agar mampu menjadi perguruan tinggi ternama baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, Unesa harus memposisikan dirinya secara jelas dalam kancah perkembangan dunia yang berlangsung sangat cepat. Untuk itu diperlukan suatu permikiran yang jauh ke depan (visi) yang mampu memberi inspirasi sekaligus memotivasi selusuh sivitas akademika untuk terus mengembangkan diri dan ilmu melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Unesa juga harus mampu merumuskan misi yang sejalan dengan misi Kemenristekdikti dan pembangunan nasional. Ini tentu pekerjaan yang tidak mudah, khususnya bagi saya yang saat ini diserahi amanah sebagai rektor memimpin penyelengaraan Unesa sekaligus memandu kemajuan dan perkembangan Unesa sehingga menjadi perguruan tinggi yang berkelas dunia.
Pertama yang harus ditegaskan adalah visi dan misi Unesa, agar jelas arah dan apa yang akan dicapai Unesa dalam jangka waktu tertentu. Visi Unesa Unggul dalam Kependidikan Kukuh dalam Keilmuan masih tetap kita pertahankan karena selain singkat dan jelas visi tersbut juga tetap relevan dalam jangka yang panjang. Persoalannya adalah apa yang dimaksud dalam visi itu, dan tantangan apa yang ada dalam visi tersebut.
Visi Unggul dalam Kependidikan Kukuh dalam Keilmuan merupakan penegasan komitmen sekaligus pengukuhan jati diri Unesa sebagai LPTK. Meskipun telah menjadi universitas, misi utama Unesa tetap sebagai penghasil guru yang profesional. Kekukuhan untuk tetap mempertahankan bidang keilmuan yaitu kependidikan merupakan esensi dan jati diri Unesa. Sebagai LPTK, Unesa tentu harus memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan, paling tidak bidang kependidikan harus menjadi unggulan di Unesa. Ini berarti penelitian dalam bidang pendidikan dan pembelajaran harus menjadi prioritas di Unesa, meskipun juga tidak mengabaikan bidang lainnya.
Selain komitmen untuk mempertahankan fungsi sebagai LPTK, Unesa juga harus terus memperbaiki posisinya dalam peringkat nasional maupun internasional. Keunggulan dalam bidang pendidikan tentu tidak hanya sebatas di tingkat nasional, tetapi juga ditingkat internasional (world class university). Untuk mewujudkannya terus dilakukan dengan meningkatkan peringkat akreditasi baik prodi maupun institusi. Semua prodi diharapkan memiliki akreditasi A, dan bagi yang sudah terakreditas A didorong untuk memperoeh akreditasi di tingkat Asean. Itulah visi yang harus dipahami dan terus diperjuangkan oleh seluruh sivitas akademika Unesa. Semoga kita berhasil mewujudkan visi dan misi yang telah kita sepakati bersama. Amin. (*)
Share It On: