
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA—Program Studi S-1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan workshop dan demonstrasi tata rias bertajuk “Bridal Beauty Without Borders” di Gedung Dekanat Fakultas Teknik, Kampus Unesa I Ketintang, pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap semester yang kali ini difokuskan pada mata kuliah Tata Rias Pengantin Internasional. Melalui tema tersebut, penyelenggara ingin menunjukkan bahwa kecantikan pengantin merupakan bahasa universal yang tidak lagi dibatasi oleh sekat budaya, negara, maupun tren tertentu, melainkan hasil perpaduan kreativitas, seni, dan teknologi.
Workshop menghadirkan Aries Wahyu Anggraini, seorang professional makeup artist (MUA) sekaligus owner Awa Makeup Artist dan Awa Beauty Club. Aries merupakan alumnus Pendidikan Tata Rias Unesa angkatan 2012 yang telah memiliki sertifikasi BNSP serta pengalaman menangani figur publik nasional hingga internasional.
Koordinator Program Studi S-1 Pendidikan Tata Rias, Nia Kusstianti, menyampaikan bahwa tujuan utama workshop ini adalah menambah kompetensi mahasiswa sekaligus mengajarkan pentingnya membangun personal branding sejak dini.
Menurutnya, mahasiswa dapat belajar dari perjalanan alumni bahwa kesuksesan menjadi beautypreneur tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses latihan dan konsistensi sejak awal.
“Mahasiswa dapat belajar dari proses alumni kita bahwa kesuksesan menjadi beautypreneur tidaklah instan. Mereka harus berlatih mulai dari hal kecil untuk membangun kemandirian berwirausaha di masa depan,” ujarnya.

www.unesa.ac.id
Ketua pelaksana kegiatan, Nadhirah Izzati Muthmainnah, menjelaskan bahwa sasaran utama workshop ini adalah mahasiswa angkatan 2024. Kegiatan tersebut dirancang untuk menambah wawasan sekaligus keterampilan teknis mahasiswa melalui pembelajaran langsung dari praktisi industri.
“Kami ingin menambah wawasan dan keterampilan teknis mahasiswa melalui instruksi langsung dari praktisi industri, sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka saat memasuki dunia kerja nanti,” tuturnya.
Dalam sesi materi dan demonstrasi, Aries menampilkan teknik riasan pengantin internasional yang mengedepankan tampilan natural dan glowing, namun tetap memiliki pondasi rias yang kuat dan tahan lama.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga higienitas dan sanitasi dalam bekerja, seperti penggunaan masker dan pembersihan alat rias secara rutin untuk menjaga kualitas layanan profesional.

www.unesa.ac.id
Selain keterampilan teknis, Aries memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mulai membangun portofolio dan jaringan profesional melalui media sosial sejak masih kuliah.
Menurutnya, peluang di industri kecantikan dapat dibangun dari langkah kecil, termasuk menerima pekerjaan rias sejak semester awal sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan karier.
“Saya mulai mengambil job rias sejak semester awal kuliah. Jangan menunggu lulus untuk memulai; manfaatkan setiap kesempatan untuk membangun nama dan link di industri kecantikan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan tentang tren tata rias global, tetapi juga terdorong untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan membangun karier profesional tanpa meninggalkan identitas budaya Indonesia yang kaya.
***
Reporter: Dinda Aulia (Internship)
Editor: @rach*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: