
Unesa.ac.id. SURABAYA—Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meneguhkan kembali peran perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, adaptif, dan mampu berkontribusi bagi bangsa di tengah ketidakpastian global.
Pesan tersebut disampaikan Rektor Unesa Nurhasan atau Cak Hasan saat menjadi inspektur Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Halaman Rektorat Unesa, Kampus II Lidah Wetan, Senin (17/8/2026). Upacara mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Menurut Cak Hasan, momentum kemerdekaan bukan hanya menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bagi perguruan tinggi untuk terus menjaga dan mewarnai cita-cita kemerdekaan melalui kontribusi nyata.

“Di ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-81 ini, Unesa mempunyai tanggung jawab untuk menjaga sekaligus mewarnai mimpi-mimpi para proklamator agar bangsa Indonesia tetap utuh. NKRI harga mati melalui garda muda Unesa 2026,” ucapnya.
Tantangan tersebut semakin penting di tengah perubahan global yang berlangsung cepat dan sulit diprediksi. Karena itu, generasi muda perlu memiliki karakter tangguh sekaligus kemampuan beradaptasi agar tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga mengambil peran dalam menjawab persoalan bangsa.
“Mereka harus siap berkontribusi untuk bangsa, sekaligus beradaptasi di era ketidakpastian global. Harapannya, mereka bisa ikut mewarnai mimpi bangsa kita untuk menjadi bangsa besar di dunia pada 2045,” tandasnya.
Semangat tersebut turut diwujudkan melalui pengukuhan 20.368 mahasiswa baru Unesa Tahun 2026 yang dirangkai dalam upacara. Sekitar 4.000 mahasiswa mengikuti kegiatan secara luring, sedangkan lebih dari 16.000 mahasiswa lainnya mengikuti secara daring.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari momentum awal mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi sekaligus mengenal tanggung jawab sebagai generasi muda. Mereka diharapkan tidak hanya tumbuh melalui proses akademik, tetapi juga mengembangkan karakter, kemampuan, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Momentum HUT ke-81 RI juga menjadi ruang bagi Unesa untuk memberikan penghargaan kepada civitas akademika yang telah memberikan pengabdian dan prestasi bagi institusi.
Sebanyak 343 civitas akademika menerima tanda kehormatan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan. Penghargaan tersebut mencakup Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 10, 20, hingga 30 tahun, serta apresiasi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan satuan kerja berprestasi di lingkungan Unesa tahun 2026.
Salah satu penerima penghargaan, Masita Nur Hayati, tenaga kependidikan berprestasi merasa bangga menerima apresiasi setelah mengabdi selama 10 tahun di Unesa.
“Saya memberikan yang terbaik dan totalitas dalam bekerja untuk Unesa, untuk kemajuan dan prestasi Unesa. Alhamdulillah, di 10 tahun pengabdian ini saya mendapatkan penghargaan sebagai tenaga kependidikan berprestasi,” ungkapnya. ][
***
Reporter: Ja’far
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa






