
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menjadi rujukan perguruan tinggi penyelenggara PPG di Indonesia. Kali ini, tim program PPG Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta benchmarking terkait PPG ke Unesa yang berlangsung di Auditorium Gedung PPG, Kampus II Lidah Wetan, pada Senin, 29 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengelola PPG UTP bersama 58 mahasiswa yang terdiri atas 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta 28 mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Kepala Badan Pendidikan Profesi Guru (BPPG) Unesa, Dr. Fatkur Rohman Kafrawi, M.Pd., mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mempelajari berbagai praktik baik yang telah dikembangkan PPG Unesa, baik dari aspek akademik, tata kelola, maupun sarana pendukung pembelajaran.
Mahasiswa ingin melihat langsung fasilitas PPG Unesa yang menjadi salah satu keunggulan kami, mulai dari laboratorium micro-teaching, ruang podcast, layanan bimbingan konseling, hingga laboratorium kebugaran.

www.unesa.ac.id
Tidak hanya aspek akademik, benchmarking juga membahas tata kelola administrasi dan keuangan penyelenggaraan PPG agar proses pembelajaran berjalan optimal sekaligus sesuai dengan regulasi dan pertanggungjawaban yang berlaku.
"Kami menyambut baik seluruh LPTK untuk saling berdiskusi dan berbagi praktik baik. Meski saat ini Unesa menjadi tujuan benchmarking, kami juga terus belajar dari inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi lain, baik negeri maupun swasta," ucapnya.
Dalam sesi kuliah umum, para mahasiswa mendapatkan materi bertajuk ‘Berpikir Komputasional dan Pemrograman bagi Guru Profesional’ dan mengikuti focus group discussion atau FGD masing-masing bidang yang membahas berbagai aspek penyelenggaraan PPG, mulai bidang akademik, teknologi informasi, hingga pelaksanaan PPL.
Kasubdit Global Partnership and Promotion Unesa, Prof. Slamet Setiawan M.A., Ph.D., menegaskan bahwa Unesa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi dalam mewujudkan kampus yang berdampak.

www.unesa.ac.id
"Setiap perguruan tinggi memiliki keunggulan masing-masing. Karena itu, mari saling belajar dan berbagi pengalaman untuk meningkatkan kualitas lembaga. Unesa selalu terbuka untuk bekerja sama, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Kerja sama itu harus membawa dampak nyata bagi masyarakat maupun institusi," tuturnya.
Wakil Dekan FKIP UTP Surakarta, Arif Rohman Hakim, mengungkapkan bahwa Unesa dipilih sebagai tujuan benchmarking karena dinilai memiliki pengalaman dan kualitas yang baik dalam penyelenggaraan PPG.
"Unesa menjadi salah satu rujukan kami di bidang pendidikan. Banyak inovasi pendidikan yang kami pelajari dari Unesa. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, baik dalam bidang riset, pengelolaan jurnal, maupun peningkatan kualitas penyelenggaraan PPG, mulai dari tata kelola, administrasi, hingga pengembangan penciri PPG di UTP," katanya. ][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: