
Unesa.ac.id. SURABAYA— Menjaga kesehatan sejak usia sekolah membutuhkan pengetahuan yang tepat, termasuk memahami risiko dari kebiasaan merokok terhadap tubuh. Karena itu, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membawa edukasi kesehatan langsung ke lingkungan sekolah melalui penyuluhan bahaya merokok bagi 51 siswa SMP Shafta Surabaya, Kamis, 20 Agustus 2026).
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dikenalkan pada bahaya rokok secara umum, tetapi juga diajak memahami bagaimana zat berbahaya dalam rokok dapat memengaruhi organ tubuh, mulai dari otak, jantung, paru-paru hingga sistem tubuh lainnya.
Dekan FK Unesa, Endang Sri Wahjuni menjelaskan bahwa pemahaman mengenai dampak rokok perlu diberikan sejak dini agar remaja memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan dirinya.
“Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya merokok sejak dini. Rokok memiliki dampak besar terhadap kesehatan karena dapat memengaruhi berbagai organ tubuh, sehingga penting bagi generasi muda untuk mengetahui risikonya dan mampu mencegah kebiasaan tersebut,” ujarnya.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menyesuaikan karakteristik siswa SMP. Para siswa diajak mengenali fungsi organ pernapasan sekaligus memahami dampak kandungan rokok terhadap kesehatan.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk membangun kesadaran kesehatan sejak usia sekolah.
“Pencegahan lebih baik dilakukan sejak awal melalui edukasi yang tepat. Dengan memiliki pengetahuan tentang dampak rokok, siswa diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Pengetahuan tersebut dirasakan langsung para siswa. Muhammad Fahri Alfaro, siswa kelas 7B, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti penyuluhan.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi mengetahui lebih banyak tentang bahaya rokok dan dampaknya bagi tubuh. Kegiatannya menyenangkan karena mendapatkan ilmu baru dari bapak dan ibu dosen,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ruby Nury Maulida Zidriz, siswi kelas 8. Menurutnya, materi yang diberikan membuatnya semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
“Saya mendapatkan banyak ilmu dari bapak dan ibu dosen melalui kegiatan ini. Materi yang disampaikan membuat saya lebih memahami bahaya merokok dan pentingnya menjaga kesehatan,” tuturnya.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat FK Unesa. Kegiatan turut melibatkan dosen Hafshah Yasmina Abidah, Devi Purnamasari Sasongko, Shelby Amrus Ernanda, dan Aisyah Amalia, serta dua mahasiswa, Syarifah Noura Ramadhani dan Alvin Arienanda Firdaus. ][
***
Penulis: Tim FK Unesa
Pengolah: Puput
Editor: @zam*
Foto: Tim FK Unesa






