
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerjunkan sebanyak 585 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Malang. Prosesi pelepasan yang berlangsung pada 23 Februari 2026 ini tersebar di enam wilayah kecamatan, yakni Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tumpang, Pujon, dan Wajak.
Program pengabdian masyarakat ini akan berlangsung hingga 12 Juni 2026 dan terpusat di 39 desa. Acara pembukaan dilakukan secara serentak melibatkan camat di masing-masing wilayah dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, serta 39 dosen pembimbing lapangan atau DPL yang akan mendampingi mahasiswa selama program berlangsung.
Direktur Pendidikan dan Transformasi Pendidikan Unesa, Rooselyna Ekawati, menyampaikan bahwa KKN merupakan wujud nyata implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di desa harus membawa nilai tambah melalui inovasi.
“Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta akademik, tetapi sebagai agen perubahan yang membawa gagasan, inovasi, dan solusi nyata bagi permasalahan di desa,” ujar guru besar Unesa itu.

www.unesa.ac.id
Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Mobilitas Akademik, M. Jacky, menegaskan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga setempat.
Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan kearifan lokal serta jeli dalam melihat potensi desa yang bisa dikembangkan.
Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Supriyanto menambahkan bahwa KKN tahun ini difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Mahasiswa didorong untuk menyumbangkan pemikiran dan penguasaan IPTEKS guna mendorong pembangunan di sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur desa.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, para mahasiswa diwajibkan menghasilkan berbagai luaran (output) berkualitas. Produk tersebut mencakup laporan akhir, artikel di media massa, profil desa atau UMKM, video dokumenter, hingga poster inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Melalui penerjunan ratusan mahasiswa ini, KKN diharapkan tidak lagi menjadi sekadar rutinitas akademik, tetapi menjadi gerakan solutif dan kreatif dalam menjawab tantangan di pedesaan. Sinergi antara Unesa dan Pemerintah Kabupaten Malang diharapkan mampu menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah. ][
***
Reporter: Azhar (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Mobilitas Akademik Unesa
Share It On: