
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Labschool Unesa 1 Surabaya di kancah internasional. Bagas Syarief Hidayat berhasil meraih gold medal kategori double manpada ajang Mak Kin Hung Cup / 3rd Hong Kong International Petanque Open 2026 yang berlangsung di Hong Kong pada 30 Januari–1 Februari 2026.
Capaian tersebut menambah daftar prestasi internasional siswa Labschool Unesa sekaligus menunjukkan daya saing atlet pelajar Indonesia di level dunia. Dalam kejuaraan yang diikuti atlet dari China, Hong Kong, Chinese Taipei, Indonesia, Rumania, dan Singapura, Bagas tampil konsisten dan mampu melewati pertandingan demi pertandingan hingga meraih podium tertinggi.
Bagas mengungkapkan sangat bersyukur atas hasil yang diraih. Menurutnya, medali emas ini menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya sebagai atlet sekaligus pelajar.
“Alhamdulillah saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih hasil terbaik. Ini menjadi pengalaman luar biasa bagi saya karena bisa bertanding di level internasional dan membawa nama Indonesia, setelah kejuaraan di Sea Games Thailand kemarin,” ujarnya siswa kelas 12 tersebut.
Ia menuturkan bahwa persiapan dilakukan sekitar satu bulan sebelum kejuaraan dengan porsi latihan yang intensif. Selain teknik, adaptasi terhadap cuaca dan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri saat bertanding di Hong Kong.
“Yang paling menantang adalah beradaptasi dengan cuaca dan atmosfer pertandingan. Persaingan di level internasional sangat ketat dan jauh berbeda dibandingkan kompetisi nasional,” ungkapnya.
Ke depan, Bagas bertekad untuk terus meningkatkan performa dan menjaga konsistensi latihan. Ia berharap dapat meraih prestasi yang lebih tinggi di ajang-ajang internasional berikutnya.
Kepala Yayasan Labschool Unesa, Endah Purnomowati Nurhasan menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari sistem pembinaan yang berjalan di lingkungan Labschool. Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi wujud nyata pembinaan yang sejalan dengan komitmen Unesa sebagai kampus unggul di bidang olahraga, sekaligus mendorong pihaknya untuk terus memperkuat ekosistem pembinaan agar semakin banyak siswa mampu meraih prestasi di level nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Labschool Unesa, Sujarwanto menilai capaian Bagas sebagai bukti bahwa Labschool mampu membina talenta muda hingga level dunia.
“Atas nama lembaga, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada ananda Bagas yang telah mengharumkan nama Indonesia. Prestasi internasional ini membuktikan Labschool mampu membina talenta muda berprestasi dunia,” ujarnya.
Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan Khusus FIP itu menambahkan bahwa Labschool Unesa memberikan fleksibilitas belajar, penyesuaian jadwal latihan, dukungan saat pertandingan, hingga pemberian reward bagi siswa berprestasi.
Senada dengan itu, Kepala SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, Dewi Purwanti mengaku bangga dan bersyukur atas capaian siswanya. Ia menyebut prestasi Bagas menjadi kebanggaan seluruh warga sekolah sekaligus bukti bahwa siswa SMA Labschool Unesa 1 mampu bersaing di tingkat global.
Menurutnya, sekolah memberikan dukungan menyeluruh melalui pendampingan akademik, penyesuaian jadwal belajar, toleransi akademik selama pemusatan latihan, dukungan psikologis, serta komunikasi intens dengan pelatih dan orang tua agar perkembangan siswa tetap optimal. Ia menambahkan, capaian tersebut membawa dampak positif karena memotivasi siswa lain untuk berani berprestasi.
"Harapan kami, prestasi ini menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet pelajar berprestasi lainnya. Kami berkomitmen memperkuat sistem pembinaan agar siswa bisa unggul secara akademik sekaligus nonakademik,” pungkasnya.][
***
Reporter: Mochammad Ja'far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Dokumentasi: Bagas Syarief Hidayat
Share It On: