RSS Feedhttps://www.unesa.ac.id/RSS Feedid-idwww.unesa.ac.idSun, 26 Jan 2020 14:50:07feed_domain (info@unesa.ac.id)3484Berburu Informasi Masuk PTN, SMAN 4 Ponorogo Sowan Ke Unesa Unesa.ac.id – Surabaya, Tahun ini menjadi tahun yang paling sibuk bagi siswa kelas XII. Pasalnya, tahun ini mereka harus mempersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Namun, bagi siswa kelas XI juga bisa mempersiapkan hal tersebut mulai dari sekarang, yakni dengan cara mencari informasi-informasi tentang kampus dan prodi yang akan mereka tuju. Seperti yang dilakukan oleh SMAN 4 Probolinggo yang sowan ke Unesa untuk menggali informasi tentang jalur masuk dan prodi yang tersedia. Rombongan yang terdiri dari 235 siswa kelas XI ini disambut baik oleh Bagian Akademik BAKPK Unesa dan diarahkan menuju Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unesa Kampus Lidah Wetan, Rabu (22/1). Hadir sebagai pemateri dari Unesa, Wakil Dekan bidang Akademik FMIPA, Dr. Fida Rachmadiarti, M.Kes, dan Kabag Akademik, Sugeng Waluyo, S.T. Dalam presesntasinya, Sugeng menjelaskan ada 3 jalur yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi, yakni SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. Untuk jalur mandiri tentunya tiap kampus punya kebijakan yang berbeda, termasuk Unesa. “Jalur mandiri masuk Unesa disebut SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru). Baik dari jadwal, tempat dan pengumuman, semua dikelola sendiri oleh Unesa,” terang Sugeng. Ia juga menambahkan, dalam jalur ini ada beberapa opsi yang bisa dipilih, diantarnya jalur SPMB regular yang mengharuskan calon mahasiswa untuk melakukan tes, SPMB menggunakan nilai UTBK, dan SPMB prestasi. “Untuk jalur SPMB ini dilaksanakan bersamaan, jadi para siswa tidak bisa mengikuti semua opsi, harus pilih salah satu,” imbuhnya. Di jalur SPMB Prestasi ada beberapa kategori yang bisa dipilih oleh calon siswa, diantarnya prestasu terkait keagamaan, prestasi olahraga dan prestasi dibidang seni. “Jalur SPMB prestasi keagamaan terbuka untuk semua agama. Untuk jalur keagamaan islam terbagi lagi menjadi jalur pesantren, hafiz Qur’an minimal menghafal 5 juz dan MTQ” papar Kabag Akademik Unesa ini. Pagu Unesa dari LTMPT terbagi atas minimal 25% untuk jalur SNMPTN, minimal 40% untuk jalur SBMPTN, dan maksimal 30% untuk jalur mandiri atau SPMB. (Suryo)https://www.unesa.ac.id/berburu-informasi-masuk-ptn-sman-4-ponorogo-sowan-ke-unesaFri, 24 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-24-01-2020-12-59-06-0315.pnghttps://www.unesa.ac.id/berburu-informasi-masuk-ptn-sman-4-ponorogo-sowan-ke-unesaBerita Unesa543483Sosialisasi Kenaikan JAPD Jadi Ajang Curhat Dosen Unesa.ac.id - Surabaya, Dosen merupakan salah satu komponen penting yang ada di dalam perguruan tinggi. Lebih lanjut, dosen juga dituntut tidak hanya fasih dalam mengajar di kelas, tapi mereka juga dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, serta kompetensi sosial. Oleh karena itu, selain sebagai pendidik, dosen juga harus memiliki karakteristik umum, yakni sebagai pembeda utama (red: ilmuwan). Berbicara tentang dosen, tentunya tidak jauh dari penelitian ilmiah. Hal ini dikarenakan dosen dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi pendidikan pasti tidak jauh dengan penelitian, dan dari penelitian tersebut, nantinya akan timbul sebuah publikasi ilmiah yang akan memperkaya ilmu untuk digunakan dalam pendidikan dan pengajaran yang secara terus menerus dan mutakhir. Secara tidak langsung, itu akan berkaitan juga dengan pengabdian kepada masyarakat dalam hal memebrikan inspirasi dan gagasan dalam penelitian. Oleh karena itu tidak berlebihan jika prestasi seorang dosen, khususnya dalam hal penelitian dan publikasi menjadi tolok ukur yang bisa menggambarkan profesionalisme dosen sebagai ilmuwan. Prestasi tersebut kemudian diimplementasikan dalam wujud kenaikan jabatan akademik dosen. Guna memberikan motivasi serta mensosialisasikan peraturan terkait kenaikan jabatan tersebut, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa mengadakan Sosialisasi Program Percepatan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen di Gedung T14, Rabu (22/1). Kegiatan yang diikuti oleh dosen selingkung FBS ini mendatangkan narasumber Prof. Dr. Budi Jatmiko, M.Pd., yang juga merupakan dosen Fakultas Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Dalam pemaparannya, banyak yang dipaparkan oleh Budi, sebut saja terkait Landasan Regulasi/Hukum Terkait Jabatan Akademik/Pangkat Dosen (JAPD), proporsi pemenuhan angka kredit, bahkan juga terkait artikel syarat khusus yang digunakan untuk kenaikan JAPD. Sebagai orang yang sudah banyak makan asam garam dalam dunia publikasi ilmiah, Budi juga membagikan tips-tips bagaimana publikasi karya ilmiah itu bisa menambah nilai kebutuhan minimal angka kredit (KUM) yang menjadi syrat JAPD. Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta yang hadir (red: dosen selingkung FBS). Sosialisasi yang digelar pun semakin hidup dengan banyaknya dosen yang bertanya terkait masalah yang dialami saat mereka berproses memenuhi syarat kenaikan JAPD. (ay/tni)https://www.unesa.ac.id/sosialisasi-kenaikan-japd-jadi-ajang-curhat-dosenThu, 23 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-23-01-2020-03-13-24-7384.pnghttps://www.unesa.ac.id/sosialisasi-kenaikan-japd-jadi-ajang-curhat-dosenBerita Unesa993482Setelah Pemalang, Kini Siswa dari Gresik Haus Informasi Unesa.ac.id, Surabaya – Sosialisasi terus dilakukan sivitas akademika Unesa untuk mengedukasi para siswa tentang jalur masuk perkuliahan atau tentang Unesa pada khususnya. Seperti yang dilakukan oleh Bidang Akademik BAKPK Unesa yang menerima kunjungan kampus dari SMAN 1 Kebomas Gresik. Pada kesempatan itu, terlihat Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Ilmu Pendidikan, Drs. Wagino, M.Pd., Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. Mintowati, M.Pd., dan Kabag Akademik, Sugeng Waluyo, S.T memberikan pengetahuan tentang SNMPTN, SBMPTN maupun SPMB Unesa. Rombongan dari Gresik mengikutsertakan 220 siswa dan 15 guru pendamping yang dipusatkan di Auditorium FIP, Selasa (21/2). Saat penyampaian materi Mintowati mengungkapkan banyak faktor yang diperhitungkan agar bisa masuk jalur SNMPTN. Tidak hanya nilai rapot, tapi peran alumni dan sertifikat kejuaraan yang dimiliki juga memiliki andil dalam penerimaan mahasiswa baru. “Almuni juga punya peran dalam penerimaan di jalur SNMPTN. Salah satunya ketika ada alumni dari sekolah tersebut yang diterima SNMPTN tapi tidak melakukan daftar ulang, maka sekolah tersebut akan mendapat catatan khusus dari universitas terkait,” jelas Wakil Dekan bidang Akademik FBS itu. Ia juga menambahkan apabila calon mahasiswa memiliki sertifikat kejuaraan, lebih baik relevan dengan prodi yang dipilih. Berkaitan dengan prodi yang dipilih, Wagino juga berpesan kepada para siswa agar memilih prodi yang relevan dengan jurusan yang ditempuh saat ini. Menurutnya, akan sulit kalau harus lintas jurusan pada saat ikut jalur SNMPTN. “lintas jurusan saat ini sangat tidak disarankan, apalagi di jalur SNMPTN. Kalau mau lintas jurusan bisa mengambil saat jalur SBMPTN dan memilih kelompok IPC saat tes UTBK nanti,” terang Wakil Dekan bidang Akademik FIP. Tak hanya para siswa, guru BK juga mendapat perhatian agar mampu membimbing para siswanya agar bisa masuk ke perguruan tinggi. Hal ini disampaikan oleh Sugeng Waluyo selaku Kabag Akademik. Menurutnya sekolah juga berperan untuk mengelompokkan prodi yang diminati siswa dan merangkingnya untuk ikut SNMPTN. “Kali ini pemeringkatan diserahkan kepada pihak sekolah. Untuk itu guru BK juga harus berkonsultasi kepada para siswa, mau ikut SNMPTN atau tidak. Kalau ada yang tidak minat, sebaiknya tidak dimasukan ke dalam rangking agar bisa diisi oleh siswa lain yang lebih berminat,” ujar Sugeng. Ia juga menambahkan kapasistas siswa tiap sekolah agar masuk di satu prodi maksimal 2 siswa. Untuk itu guru BK perlu memetakan minat siswa agar dalam satu prodi tidak dipilih oleh 3 siswa atau lebih. (Suryo)https://www.unesa.ac.id/setelah-pemalang-kini-siswa-dari-gresik-haus-informasiThu, 23 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-23-01-2020-08-53-27-5345.pnghttps://www.unesa.ac.id/setelah-pemalang-kini-siswa-dari-gresik-haus-informasiBerita Unesa803481Milenial Memupuk Iman Unesa.ac.id, Surabaya – Generasi milenial merupakan generasi yang keterbukaan dengan segala bentuk informasi. Selain itu generasi milenial dalam menanggapi suatu perubahan dalam tata cara berkomunikasi dapat dipengaruhi dengan cara berpikir yang out of the box. Generasi milenial bukan hanya membentuk pola pikir yang hanya stay tapi lebih bergerak dalam perkembangan kreativitas, inovatif, dan menanggapi segala bentuk keilmuan yang baru. Namun, yang perlu dicanamkan adalah bagaimana generasi milenial ini tetap memiliki pemikiran maju yang dilandasi dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Oleh sebab itu Fakultas Bahasa dan Seni menggelar kajian dengan mengangkat tema Milenial Memupuk Iman dengan narasumber Ustad Dennis Lim Setiawan dari Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/01). Ustad Dennis menerangkan bahwa generasi milenial harus memiliki iman dan taqwa yang kuat sebagai benteng dalam menghadapi segala macam perubahan. Hal ini akan menuntun seluruh umat untuk bisa mendapatkan tiga nikmat. Diantaranya nikmat hidup, nikmat merdeka, dan nikmat iman. Untuk itu zaman modern ini memang menjadi perjalanan generasi milenial dalam membentuk suatu perubahan yang didasari dengan nilai-nilai agama. Pandangan terkait informasi, ide, dan kreativitas menjadi aset besar generasi milenial dengan beriringan dengan norma keimanan. Sehingga munculah kehidupan modern berkualitas yang taat asas agama. (sh/why) https://www.unesa.ac.id/milenial-memupuk-imanWed, 22 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-22-01-2020-10-16-44-5026.pnghttps://www.unesa.ac.id/milenial-memupuk-imanBerita Unesa1023480Kenalkan Kampus, Siswa dari Pemalang Kunjungi Unesa Unesa.ac.id, Surabaya – Meskipun masih berada di bangku kelas XI, namun para siswa perlu untuk mendapat gambaran tentang pengetahuan di dunia perguruan tinggi. Salah satunya adalah SMAN 1 Moga Pemalang yang melaksanakan orientasi kampus ke Unesa. SMA yang jauh-jauh datang dari luar provinsi ini berniat untuk menghantarkan anak didiknya untuk diberikan motivasi agar melanjutkan kuliah, terutama ke Unesa. Diselenggarakan di Auditorium Fakultas Bahasa dan Seni Unesa Kampus Lidah Wetan, rombongan disambut baik oleh Bagian Akademik BAKPK Unesa Senin (20/1). Irsyadul Ibad selaku pimpinan rombongan menjelaskan kegiatan orientasi kampus ini juga bagian dari menuntut ilmu. Menurutnya, para siswa perlu memperbaruhi informasi mereka tentang perguruan tinggi negeri favorit khususnya di Jawa Timur. “Walaupun masih kelas XI, akan lebih baik sudah memiliki persiapan untuk melanjutkan studi setelah lulus nanti. Agar saat kelas XII sudah mempersiapkan dengan matang. Coba ada keinginan untuk belajar lebih jauh lagi di salah satu PTN favorit seperti Unesa ini,” jelas Wakil Kepala bidang Kesiswaan tersebut. Sebanyak 250 siswa terlihat sangat antusias dengan pemaparan materi selayang pandang Unesa yang disampaikan oleh Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Teknik, Drs. Edy Sulistiyo, M.Pd dan perwakilan dari Humas Unesa, Vinda Maya Setianingrum S.Sos., M.A. Materi yang diberikan sangat beragam. Peserta disuguhkan prodi-pordi apa saja yang dimiliki oleh Unesa. Selain itu sebagai kampus dengan penghijauan yang cukup baik, menjadi salah satu fasilitas yang dipaparkan sebagai penunjang kenyamanan yang diberikan Unesa untuk mahasiswanya. Dalam kesempatan tersebut Drs. Edy Sulistiyo juga memberikan informasi jalur penerimaan yang ada di Unesa. Selain SNMPTN dan SBMPTN, Unesa juga menggelar jalur penerimaan melalui SPMB dan jalur prestasi. “selain jalur SNMPTN dan SBMPTN di Unesa juga menyeleksi calon mahasiswa dari jalur SPMB. Namun yang terbaru Unesa juga memberikan apresiasi bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi baik bidang akademik, olehraga, maupun keagamaan,” ujar. Drs. Edy Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan pertukaran cindera mata antar kedua lembaga. (Suryo/why)https://www.unesa.ac.id/kenalkan-kampus-siswa-dari-pemalang-kunjungi-unesaTue, 21 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-21-01-2020-09-16-19-773.pnghttps://www.unesa.ac.id/kenalkan-kampus-siswa-dari-pemalang-kunjungi-unesaBerita Unesa1083479Unesa Motivasi Santri untuk Lanjut ke Perguruan Tinggi Negeri Unesa.ac.id, Surabaya - Selama dua hari Universitas Negeri Surabaya telah melaksanakan Sosialisasi dan Expo Kampus yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, (19/01). Kegiatan ini rutin diikuti oleh Unesa menanggapi undangan dari pihak MGBK Yayasan Pendidikan Tebuireng. Ratusan santri memadati gedung Aula KH. Yusuf Hasyim Lantai 3. Acara ini dibagi menjadi dua hari, hari pertama peserta diikuti oleh santri putri dan hari kedua diikuti santri putra. Masa pengenalan kampus perlu diberikan kepada para santri. Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi memilih prodi atau jurusan yang pas dengan kemampuan dan potensi. Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd., saat memberikan sosialisasi menjelaskan bahwa para santri tentu memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Sehingga perlu adanya pendekatan atau evaluasi diri minat apa yang akan dipilih untuk melanjutkan ke perguruan inggi. “Kami pribadi tentu sangat paham dengan kemampuan para santri. Dalam segi keagamaan tidak perlu diragukan lagi. Yang perlu difokuskan adalah melihat potensi diri yang dimiliki sehingga tidak asal-asalan memilih jurusan,” ujar Prof. Bambang. Kesempatan sosialisasi kampus ini menjadi kesempatan Unesa untuk memotivasi para santri untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Prof. Bambang menambahkan bahwa perkuliahan tidak hanya mengejar terkait ilmu tapi menentukan masa depan yang nantinya akan menjadi penentu kehidupan yang lebih baik. “Kalian akan menemukan keberagaman dalam proses menimba ilmu di perguruan tinggi. Potensi dan bakat kalian akan berkembang disana. Bidang akademik bisa menjadi prioritas namun soft skill kalian juga akan terasah dan teraplikasi dengan baik,” imbuh mantan dekan FBS tersebut. Pada kesempatan kali ini Unesa memaparkan berbagai informasi diantaranya menjabarkan prodi dan fakultas apa saja yang dimiliki oleh Unesa. Selain itu yang menjadi infromasi penting adalah informasi terkait jalur masuk perguruan tinggi. Ada tiga jalur yang dipaparkan yakni jalur SMPTN, SBMPTN, SPMB, dan juga jalur prestasi. Kepala Bagian Akademik, Sugeng Waluyo menginformasikan bahwa ada sedikit perubuhan format yang ada dalam jalur penerimaan mahasiswa baru. “Dalam proses seleksi masuk pergruan tinggi negeri di tahun 2020 mengalami sedikit perubahan. Seluruh calon pendaftar wajib melakukan registrasi Single Sign on (SSO) pada akun LTMPT yang menjadi gerbang infromasi bagi seluruh pendaftar, sedangkan untuk UTBK pendaftar hanya mendapatkan satu kali tes,” ungkap Sugeng. Sugeng menambahkan perubahan ini tidak akan mempersulit siswa untuk mendaftar. Untuk itu guru BK setiap sekolah terus memantau perkembangan yang diinformasikan oleh panitia LTMPT di web resminya. Sebagai informasi Untuk mengetahui informasi resmi dan semua tahapan seleksi, baik persyaratan, ketentuan pelaksanaan SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2020 dapat diakses pada laman resmi LTMPT ltmpt.ac.id atau call center 08041450450. (why/tni)https://www.unesa.ac.id/unesa-motivasi-santri-untuk-lanjut-ke-perguruan-tinggi-negeriMon, 20 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-20-01-2020-10-12-09-4121.pnghttps://www.unesa.ac.id/unesa-motivasi-santri-untuk-lanjut-ke-perguruan-tinggi-negeriBerita Unesa1183478Unesa Undang Rektor UNY dalam Workshop Reformasi Birokrasi Unesa.ac.id, Surabaya - Universitas Negeri Surabaya tengah berupaya melakukan pembaruan dengan melaksanakan reformasi birokrasi. Hal ini dilakukan untuk memberikan tata kelola yang terbaik sebagai upaya pelayanan yang profesional. Kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan tentu didasari dengan nilai tanggung jawab yang efektif dan efisien. Mengingat pentingnya hal tersebut Unesa menggelar Workhsop Reformasi Birokrasi dengan menghadirkan narasumber yang berkualitas di bidangnya yakni Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., dalam sambutannya menjelaskan menghadirkan rektor UNY sebagai narasumber di workshop ini menjadi salah satu terobosan untuk menyiapkan strategi Unesa menjadi PTN yang unggul. Rektor juga mengajak seluruh para undangan yang hadir untuk benar-benar menyerap ilmu atau nilai positif yang dijabarkan oleh Rektor UNY. “Rektor UNY memiliki banyak pengalaman dalam berbagai bidang. Pengelamannya membawa 10 besar PTN terbaik di Indonesia menjadi salah satu alasan kita membawa beliau membagi pengalamannya. Untuk itu, ini menjadi kesempatan yang baik untuk kita menimba ilmu sebesar-besar dari beliau,” ujar rektor. Dalam pemaparannya Prof. Sutisna menyatakan bahwa Unesa memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul. Hal ini didasari dengan infrastruktur sebagai penunjuang kegiatan yang memadai. namun yang menjadi sorotan adalah kurang maksimalnya potensi akademik yang dimiliki. “Unesa adalah kampus yang luar biasa. Memiliki infrastruktur yang sangat baik. Namun potensi akademiknya harus lebih diasah dan ditingkatkan lagi. Untuk itu sebagai elemen masyarakat kampus baik pimpinan, dosen, maupun tendik saling bersinergi untuk berkembang bersama-sama,” ungkap Prof. Sutisna. Prof. Sutisna menambahkan tujuan dari reformasi birokrasi adalah mengubah mindset dalam melakukan tranformasi. Menurutnya hal yang sulit adalah membawa seseorang yang memiliki fixed mindset ke dalam growth mindset. Artinya adalah mengatur seseorang yang telah menduduki zona nyaman sangat sulit agar mampu menerima sebuah tantangan atau pun perubahan. “Transformasi memang dibutuhkan untuk menunjang reformasi birokrasi. Hal yang paling menyulitkan mengajak orang yang berpola fixed mindset ke dalam growth mindset, namun hal ini bisa diatasi dengan mental budaya kerja yang positif,” tambahnya. Sementara itu perkembangan di era digital mulai berkembang pesat. Apalagi kini seluruh elemen masyarakat harus bersiap diri untuk menghadapi era Society 5.0. Pada era tersebut segala bidang pekerjaan sudah menggunakan kecanggihan teknologi. “Harapannya, Kita harus siap menghadapi segala bidang baik secara regional, nasional, dan internasional. Era Society 5.0 akan hadir untuk itu perlu persiapan yang cukup matang untuk memperbaiki kompetensi diri. Unesa harus memiliki planning yang tepat dan progres yang jelas untuk 10 tahun ke depan,” ungkap mantan Wakil Rektor II UNY dua periode tersebut. (why/tni)https://www.unesa.ac.id/unesa-undang-rektor-uny-dalam-workshop-reformasi-birokrasiFri, 17 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-17-01-2020-10-06-46-3858.pnghttps://www.unesa.ac.id/unesa-undang-rektor-uny-dalam-workshop-reformasi-birokrasiBerita Unesa2933477Butuh Informasi, Ratusan Siswa dari Lamongan Kunjungi Unesa Unesa.ac.id, Surabaya – Sekitar 400 siswa yang mengenakan baju batik berwarna coklat memadati Auditorium Pascasarjana Unesa Kampus Lidah Wetan. Mereka adalah siswa siswi dari MAN 1 Lamongan yang menggelar studi pengenalan kampus di Unesa. Tak hanya para siswa, sebanyak 21 guru pendamping yang hadir disambut hangat oleh Bagian Akademik BAKPK Unesa, Rabu (15/1). Suminto selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum MAN 1 Lamongan menjelaskan maksud berkunjung ke Unesa adalah ingin memperoleh informasi dan pengetahuan seputar dunia kampus. Tak hanya itu, para guru pendamping yang juga alumni dari IKIP Surabaya atau yang sekarang lebih di kenal dengan Unesa ini ingin bersilahturahmi dengan kampusnya dulu. “Saya sangat kagum sekarang Unesa sudah sangat maju, jauh dibanding saat saya kuliah dulu. Di samping itu, siswa kelas XI yang hadir ini bisa punya gambaran tentang Unesa,” papar Suminto. Turut hadir dalam penyampaian materi, Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Ilmu Pendidikan, Drs. Wagino, M.Pd dan Kabag Akademik Unesa, Sugeng Waluyo, S.T. Dalam paparannya, Sugeng menerangkan terkait jalur masuk ke perguruan tinggi, salah satunya di Unesa. Selain SNMPTN dan SBMPTN, ada pula jalur mandiri prestasi. Jalur ini dikhusukan untuk para calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang keagamaan, olahraga maupun seni. Kabag Akademik Unesa itu juga berpesan agar para siswa yang lolos SNMPTN untuk mengambil kesempatan tersebut. “Karena kalau sudah lolos SNMPTN, tidak bisa lagi mendaftar di SBMPTN. Ke depan akan ada catatan khusus dari universitas yang dituju. Akan berimbas pada penerimaan masuk perguruan tinggi untuk adik-adik angkatan kalian nanti,” terang Sugeng. Wakil Dekan Bidang Akademik FIP Drs. Wagino, M.Pd., juga menyarankan agar para siswa memilih prodi sesuai dengan jurusan saat di MA. “Lintas minat memang diperbolehkan, tetapi tidak dianjurkan. Karena nanti pada saat sudah menjadi mahasiswa akan sangat terasa efeknya,” imbuh Wagino. Ia juga menambahkan kalau mahasiswa yang lintas jurusan akan kesulitan dalam proses perkuliahan karena akan tidak memiliki dasar keilmuan. “Akhirnya yang awalnya lintas minat, potensi untuk pindah jurusan saat mahasiswa akan lebih besar. Jadi harus benar-benar dipikirkan. Jangan sampai bisa masuk tapi tidak bisa keluar,” candanya. Wagino menambahkan agar seluruh siswa yang akan mendaftar ke perguruan tinggi untuk memilih jurusan yang tepat. Hal ini dapat didasari dengan potensi dan juga kemampuan yang dimiliki. Jika hanya sekadar ikut-ikutan akan berimbas pada saat pelaksanaan perkuliahan. (Suryo/why)https://www.unesa.ac.id/butuh-informasi-ratusan-siswa-dari-lamongan-kunjungi-unesaFri, 17 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-17-01-2020-08-15-45-8905.pnghttps://www.unesa.ac.id/butuh-informasi-ratusan-siswa-dari-lamongan-kunjungi-unesaBerita Unesa2373476Siswa SMA Berbondong-Bondong Gali Informasi Jalur Pendaftaran di Unesa Unesa.ac.id, Surabaya – Menjelang pendaftaran masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, SBMPTN hingga jalur mandiri, banyak sekolah berlomba-lomba untuk menggali informasi kampus yang dituju para siswa. Tak jarang beberapa sekolah rela sowan ke kampus tersebut agar bisa memperoleh penjelasan langsung dari pihak birokrasi. Seperti yang dilakukan MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik dan SMAN 1 Patianrowo Nganjuk yang mengikutsertakan 270 siswa untuk berkunjung ke Unesa. Bertempat di Gedung Auditorium FIP Unesa Kampus Lidah Wetan, kedua rombongan sekolah disambut hangat oleh Bagian Akademik BAKPK Unesa, Selasa (15/1). Baik dari kedua pihak sekolah mempunyai maksud dan tujuan sama yakni bisa memperoleh informasi terkait jalur masuk, prodi, hingga beasiswa yang ada di Unesa. Seperti yang diungkapkan Siti Uwamah, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MA Ihyaul Ulum yang bertujuan agar para siswa yang datang ini bisa memperoleh gambaran yang jelas tentang jalur pendaftaran di Unesa. “Kami juga ingin informasi bagaimana strategi untuk bisa masuk ke Unesa. Semoga siswa kami yang mempunyai cita-cita di Unesa bisa dilancarkan usahanya,” jelas Siti. Sementara itu perwakilan dari SMAN 1 Patianrowo, Suprianto, S.Pd., juga menegaskan jika pihak sekolah dan siswa juga ingin informasi terkini tentang jalur masuk yang tiap tahun mengalami sedikit perubahan. “Semoga pada pagi ini banyak dapat pencerahan supaya siswa kami banyak yang diterima di Unesa. Karena anak-anak kami yang hadir ini mayoritas memilih Unesa sebagai pilihan melanjutkan studi,” ungkap guru yang juga alumni dari IKIP Surabaya itu. Dalam pemaparan selayang pandang Unesa terkait jalur masuk dan beasiswa dilakukan langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. Mintowati, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Olahraga, Dr. Gatot Darmawan, M.Pd., dan Kabag Akademik Unesa, Sugeng Maluyo, S.T. (Suryo)https://www.unesa.ac.id/siswa-sma-berbondong-bondong-gali-informasi-jalur-pendaftaran-di-unesaWed, 15 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-15-01-2020-09-02-34-167.pnghttps://www.unesa.ac.id/siswa-sma-berbondong-bondong-gali-informasi-jalur-pendaftaran-di-unesaUncategory3003475Unesa Menjadi Tuan Rumah Gelaran Munas X IMIKI 2020 Unesa.ac.id, Surabaya - Ikatan Mahasiswa Ilmu komunikasi Indonesia (IMIKI) menggelar Musyawarah Nasional X 2020 yang bertempat di Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya, Senin (13/01). Seminar dan Talkshow Nasional dengan tema “Commcreation 5.0” menjadi salah satu rangkaian acara pada Munas kali ini, yang dihadiri seluruh mahasiswa ilmu komunikasi se Indonesia, dengan jumlah 200 orang peserta. Dalam gelaran kali ini turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc., yang dalam pidatonya menekankan kontribusi mahasiswa ilmu komunikasi dalam perkembangan era Digitalisasi 4.0. Menurutnya generasi muda harus memiliki peningkatan edukasi serta kreasi dalam melahirkan sebuah karya yang positif yang dapat mendukung penuh program pemerintah yang ada. “Mahasiswa Ilmu Komunikasi harus memiliki sebuah karya yang positif seperti konten kreator yang mendukung segala program pemerintah, hal ini semata-mata untuk menggerakkan perubahan menjadi yang lebih baik. Saya juga mengharapkan kontribusi mahasiswa ilmu komunikasi yang kaya ide dan gagasan ini untuk dapat menjadi pioner perubahan bagi generasi muda lainnya,” ujar mantan Bupati Trenggalek tersebut. Ia juga menambahkan untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa ini dalam menghadapi Era Industri 4.0, serta siap menghadapi perubahan yang selalu bersifat dinamis. Namun yang perlu diantisipasi adalah mempersiapkan diri dalam menyambut era “Commcreation 5.0”. Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd., yang ikut serta dalam membuka IMIKI X ini berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat terjalin hubungan serta kolaborasi yang positif diberbagai bidang sekalipun dengan lingkup yang jauh lebih luas kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi se-Indonesia. “Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang positif. Saya berharap dengan terselenggaranya musyawarah ini dapat muncul suatu ide dan gagasan yang menarik dalam membuka siklus perubahan. Tidak hanya itu kegiatan ini dapat menyatukan segala bidang keilmuan untuk membentuk terobosan dalam berkreasi dan inovasi,” ujar Prof. Bambang. (yur/why)https://www.unesa.ac.id/unesa-menjadi-tuan-rumah-gelaran-munas-x-imiki-2020Tue, 14 Jan 2020https://www.unesa.ac.id/images/foto-14-01-2020-09-07-18-8091.pnghttps://www.unesa.ac.id/unesa-menjadi-tuan-rumah-gelaran-munas-x-imiki-2020Berita Unesa315