
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA – Labschool Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus memperkokoh inovasi dan daya saing global melalui peluncuran Petanque Club sebagai wadah pengembangan potensi non-akademik peserta didik. Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dipadukan dengan momen halalbihalal di Graha Unesa pada Selasa, 14 April 2026.
Kepala Lembaga Labschool Unesa, Sujarwanto, menyampaikan bahwa di era globalisasi, Labschool Unesa mengusung prinsip diferensiasi sebagai strategi utama. Langkah ini diambil untuk menghadirkan keunggulan kompetitif dan kekhasan yang membedakan Labschool Unesa dengan sekolah lainnya.
"Labschool harus memiliki ciri khas dan keunggulan tersendiri. Karena itu, kami terus berinovasi, kreatif, dan berkontribusi untuk mendukung penguatan lembaga," ujarnya.
Wadah Atlet Dini dan Internasionalisasi

www.unesa.ac.id
Peluncuran Petanque Club yang diapresiasi langsung Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi pembinaan atlet sejak dini, sekaligus mendorong lahirnya prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Sujarwanto optimis kehadiran klub ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap bersaing di berbagai ajang olahraga.
Tak hanya di bidang olahraga, Labschool Unesa juga tancap gas dalam program internasionalisasi. Dalam waktu dekat, sebanyak 19 mahasiswa dari Uzbekistan akan hadir sebagai native speaker untuk mendukung peningkatan kualitas guru dan proses pembelajaran di lingkungan Labschool.
"Ke depan, Labschool Unesa juga akan membangun laboratorium terpadu empat lantai guna mendukung pengembangan minat dan potensi peserta didik secara optimal," tambah guru besar Unesa itu.
Mencetak Generasi Berkarakter Global

www.unesa.ac.id
Wakil Rektor Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya, dan Usaha Unesa, Bachtiar Syaiful Bachri menegaskan peran vital Labschool dalam mencetak generasi unggul. Menurutnya, kecerdasan akademik harus berjalan beriringan dengan karakter yang kuat dan akhlak mulia.
"Labschool harus mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global dengan tetap menjunjung nilai integritas, kepedulian, dan karakter yang kuat," tegasnya. Beliau juga mengapresiasi program pengiriman pelajar ke luar negeri sebagai upaya memperluas wawasan budaya dan kemanusiaan siswa.
Rangkaian acara ini juga diisi dengan tausiah oleh Kepala LPPM Unesa, M. Turhan Yani yang mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antar-sesama melalui sifat pemaaf sebagai fondasi kemajuan lembaga. Sebagai wujud kepedulian sosial, acara ditutup dengan pemberian santunan kepada siswa-siswi yatim piatu dan dhuafa di lingkungan Labschool Unesa. ][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: