
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di kancah internasional. Arwen Chinya Nahum Kaahumanu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) angkatan 2024, berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi olahraga mahasiswa yang diselenggarakan kampus tuan rumah di Zhengzhou, Henan, China.
Prestasi tersebut diraihnya saat mengikuti program Unesa Global Students Mobility Award (UGSMA) yang berlangsung pada 6 Mei hingga 2 Juni 2026. Selama menjalani program mobilitas internasional tersebut, ia bersama mahasiswa dari berbagai negara mendapat kesempatan mengikuti beragam kegiatan akademik, budaya, dan kompetisi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi mitra.
Ia menjelaskan bahwa kompetisi olahraga tersebut merupakan agenda yang digelar kampus tuan rumah untuk mempererat interaksi dan kerja sama antarmahasiswa. Ia kemudian bergabung dalam satu tim bersama sejumlah mahasiswa asal China untuk mengikuti perlombaan yang dipertandingkan.
“Selama program berlangsung, kampus tuan rumah mengadakan kompetisi olahraga antar mahasiswa. Saya berpartisipasi sebagai bagian dari sebuah tim bersama mahasiswa lainnya. Melalui kerja sama dan komunikasi yang baik, tim kami berhasil meraih juara pertama,” ujarnya.
Kompetisi tersebut mempertandingkan tiga cabang permainan, yaitu estafet sumpit pingpong, lomba lari tiga kaki, dan snack relay. Seluruh cabang menuntut kekompakan, koordinasi, serta kemampuan bekerja sama antarpeserta dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan. Tercatat sekitar 30 hingga 40 mahasiswa ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

www.unesa.ac.id
Meski berhasil keluar sebagai juara, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) itu mengaku menghadapi sejumlah tantangan selama mengikuti perlombaan. Salah satu tantangan terbesar adalah membangun komunikasi dan koordinasi dengan rekan satu tim yang berasal dari latar belakang bahasa dan budaya yang berbeda.
“Perbedaan bahasa dan budaya membuat koordinasi serta penyusunan strategi membutuhkan usaha yang lebih besar. Namun, kami berusaha saling memahami sehingga kerja sama tim tetap berjalan dengan baik selama kompetisi,” katanya.
Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Arwen selama mengikuti program mobilitas internasional. Selain menambah wawasan global, kegiatan tersebut juga memberinya kesempatan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai negara.
“Pengalaman ini mengajarkan saya pentingnya kerja sama, komunikasi lintas budaya, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Saya berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengikuti program internasional karena pengalaman tersebut memberikan wawasan, keterampilan, dan kenangan yang sangat berharga,” tuturnya.
Prestasi yang diraih Arwen menjadi bukti bahwa program mobilitas internasional tidak hanya membuka peluang penguatan akademik, lebih dari itu menjadi ruang bagi mahasiswa Unesa untuk mengembangkan kompetensi global, membangun jejaring internasional, dan mengharumkan nama kampus di tingkat dunia. [ ]
***
Penulis: Puput
Foto: Dokumentasi Pribadi
Share It On: