
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Program Studi S-1 Kimia dan Program Studi S-1 Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Gelar Karya Produk Inovatif 2026 bertema "Kolaborasi Inovasi, Kreasi Tanpa Batas". Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Joglo Kimia, Gedung C5 serta Gedung C6 pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai produk inovatif yang dihasilkan melalui kolaborasi empat mata kuliah, yaitu Kimia Pangan, Kewirausahaan, Pengembangan Produk Bioteknologi, dan Multipresentasi Kimia. Dibandingkan tahun sebelumnya, gelar karya tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Sepanjang pemeran, pengunjung disuguhkan beragam produk inovatif yang merupakan hasil implementasi Project-Based Learning (PjBL). Mahasiswa kelompok Kimia Pangan menghadirkan berbagai inovasi berbahan dasar umbi, yang diolah menjadi aneka produk makanan dan minuman.
Mereka memilih umbi sebagai bahan utama karena potensi umbi-umbi lokal masih belum banyak dimanfaatkan secara optimal.
“Padahal, dengan inovasi pengolahan yang tepat, umbi dapat menjadi pangan fungsional yang memiliki nilai tambah serta memberikan manfaat kesehatan, seperti kandungan probiotik dan antioksidan,” jelasnya dosen pengampu mata kuliah Kimia Pangan, Prima Retno Wikandari.

www.unesa.ac.id
Pada sisi lain, kelompok Kewirausahaan memamerkan berbagai produk inovatif, mulai dari makanan dan minuman health food, parfum berbahan dasar sekam padi, selai herbal berbahan jahe, hingga beragam produk kreatif lainnya yang memiliki nilai guna dan potensi pasar.
Salah satu produk kewirausahaan yang manarik perhatian dalam pameran tersebut adalah BrownLite, yang dibuat Sajida Az Zahrah Putri Hasyim, mahasiswi Progaram Studi Kimia Angkatan 2024.
“Kesulitan yang kami hadapi adalah menemukan komposisi bahan yang tepat agar rasa dan tekstur BrownLite menyerupai brownies biasa, meskipun menggunakan konsep rendah gulda dan rendah kalori,” paparnya.
Pada kelompok Pengembangan Produk Bioteknologi, mahasiswa mengaplikasi berbagai mikroorganisme dalam proses pengembangan produk, salah satunya bakteri Lactobacillus plantarum B1765. Melalui pemanfaatan mikroorganisme tersebut, mereka menghasilkan produk minuman dan tepung fermentasi yang mengandung prebiotic serta berbagai senyawa fungsional lain yang bermanfaat bagi kesehatan.

www.unesa.ac.id
Tidak ketinggalan, kelompok Multipresentasi Kimia turut menampilkan inovasi berupa E-Lab, yakni media pembelajaran interaktif yang dirancang untuk membantu siswa SMA memahami materi kimia dengan lebih mudah.
Melalui media tersebut, siswa dapat melakukan simulasi praktikum laboratorium secara virtual serta mengerjakan kuis yang tersedia untuk mengukur pemahaman mereka secara langsung.
Koordinator Progarm Studi S-1 Kimia, Amaria menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan kolaborasi antar mahasiswa, namun juga memperkuat sinergi antar dosen dalam pelaksanaan pembeljaran berbasis proyek.
Ia berharap semakin banyak dosen menerapakan metode Project-Based Learning (PjBL) sehingga gelar karya serupa dpat berlangsung lebih meriah dan berdampak lebih luas.
“Ke depan, gelar karya ini dapat dikembangkan menjadi sebuah acara yang lebih besar dengan melibatkan para mitra industri, sehingga terbuka peluang kerja sama dan kemitraan yang mendukung pengembangan inovasi mahasiswa” tambahnya. ][
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: