
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Mahasiswa Program Studi D-4 Desain Grafis, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyulap Alun-Alun Basement Balai Pemuda menjadi ruang pameran kreatif. Bertajuk ‘Galasteria: Navigasi Visual’, pameran tugas akhir ini berlangsung selama dua hari pada 10–11 Januari 2026.
Ketua pelaksana, Dewa Firmansyah Eka, menjelaskan bahwa pameran ini menampilkan 28 booth karya dari 29 mahasiswa angkatan 2022. Seluruh karya yang dipajang merupakan hasil akhir dari proses akademik panjang, mulai dari seminar proposal hingga perwujudan karya inovatif.
Galasteria edisi keempat ini terasa istimewa karena mengusung tema ‘Bajak Laut’. Tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebuah simbol keberhasilan para mahasiswa dalam "membajak" durasi studi mereka.
“Kami semua yang berpameran di sini berhasil lulus dalam 7 semester. Jadi, tema bajak laut ini terinspirasi dari keberhasilan kami membajak waktu studi dari 4 tahun menjadi hanya 3,5 tahun,” papar Dewa.

www.unesa.ac.id
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Martadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan efisiensi studi para mahasiswa. Ia menekankan bahwa keberhasilan di kampus hanyalah awal dari perjalanan panjang di dunia kerja.
Menurutnya, Unesa terus berkomitmen membuka ruang bagi mahasiswa untuk bersentuhan langsung dengan dunia nyata, baik melalui kehadiran praktisi di kelas maupun program magang intensif.
“Kuliah bukanlah tujuan akhir, melainkan bekal untuk berkarya di tengah masyarakat. Agar lulusan siap berkarir dengan baik, kita harus menghadirkan realita industri ke dalam kampus,” ujar Martadi.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Vokasi Unesa, Suprapto, menyambut positif inovasi dalam Galasteria kali ini. Ia menegaskan bahwa tugas akhir mahasiswa vokasi tidak harus selalu berbentuk skripsi konvensional, tetapi bisa berupa karya inovatif yang memiliki nilai guna dan estetika.

www.unesa.ac.id
“Mahasiswa Desain Grafis hari ini membuktikan bahwa peran mereka dalam menghasilkan karya nyata sangat luar biasa,” tambahnya.
Di antara puluhan karya yang dipajang, booth milik Tabhita Ayu Putri Ning Bestari menjadi salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung. Ia menyajikan karya berjudul ‘Petualangan 5R’, sebuah buku cerita bergambar yang membawa misi edukasi cinta lingkungan.
Menariknya, buku ini dilengkapi dengan kode QR yang jika dipindai akan menyambungkan pembaca ke video musik dan berbagai permainan interaktif.
“Fungsinya agar pembaca, terutama anak-anak, bisa meninjau ulang materi dalam buku melalui cara yang seru seperti puzzle dan kuis interaktif,” jelas Tabhita.
Menutup rangkaian acara, Koordinator Program Studi D-4 Desain Grafis, Asidigisianti Surya Patria, berharap pengalaman berpameran ini menjadi simulasi nyata sebelum mereka terjun ke industri profesional. Ia ingin para lulusan tidak hanya siap unjuk kerja, tetapi juga memiliki mentalitas untuk berwirausaha dan berkiprah lebih jauh di dunia desain global.][
***
Reporter: Ajwa Elizia Alwi (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: