
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Mahasiswa dan dosen Prodi D-4 Administrasi Negara, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendapatkan ‘wejangan’ seputar Hubungan Diplomatik Indonesia-Australia" langsung dari Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Glen Askew di Auditorium Lantai 3, Gedung K10, Fakultas Vokasi, Kampus 1 Unesa Ketintang, pada Selasa, 14 April 2026.
Pada kesempatan yang dihadiri mahasiswa dari berbagai fakultas itu, Glen Askew atau yang akrab disapa Cak Glen itu menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara dua negara bertetangga tidak hanya dibangun di atas meja perundingan, melainkan melalui interaksi antarmasyarakat (people-to-people contact) dan kolaborasi bidang pendidikan.
Mahasiswa Unesa—lanjutnya—memiliki peran strategis sebagai jembatan hubungan kedua negara. Menurutnya, pengalaman internasional yang didapat mahasiswa saat menempuh studi di Australia akan menjadi relasi jangka panjang yang memperkuat ketahanan diplomatik.

www.unesa.ac.id
"Hubungan pemerintah itu penting, tapi hubungan antarmasyarakat jauh lebih fundamental. Tanpa itu, kerja sama antarnegara akan rentan. Mahasiswa yang kuliah di Australia akan kembali ke Indonesia dengan pengalaman baru dan hubungan seumur hidup dengan Australia," ujarnya.
Peluang Beasiswa dan Penambahan Kuota Visa
Dalam paparannya, Cak Glen memberikan kabar gembira terkait meningkatnya peluang studi ke Negeri Kanguru. Saat ini, terdapat peningkatan kuota visa pelajar untuk kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang mencapai angka 25 ribu visa.
Ia juga membedah keunggulan beasiswa pemerintah Australia yang telah berjalan selama 50 tahun dengan cakupan biaya hidup yang sangat komprehensif.
Meski memiliki perbedaan mencolok dari segi budaya, agama, hingga iklim ekstrem yang suhunya bisa menembus 50 derajat Celsius, perbedaan tersebut justru menjadi peluang kolaborasi.

www.unesa.ac.id
"Di situlah tantangannya, bagaimana dua negara yang berbeda ini bersinergi untuk menyejahterakan masyarakat di kawasan," tambahnya.
Akselerasi Kerja Sama Internasional Vokasi
Dekan Fakultas Vokasi Unesa, Suprapto menyambut antusias kehadiran Konjen Australia. Kunjungan ini selaras dengan langkah strategis fakultas yang baru saja melakukan penjajakan kerja sama riset dan kelas internasional dengan Greenfield University, Australia.
"Kami ingin mendorong mahasiswa Vokasi untuk tidak ragu melanjutkan studi ke luar negeri. Selain peningkatan kapasitas akademik, dukungan beasiswa dari Australia sangat menjanjikan kenyamanan bagi mahasiswa," tuturnya.

www.unesa.ac.id
Sebagai tindak lanjut nyata, Fakultas Vokasi berencana memperkuat komitmen melalui penandatanganan MoU dan MoA, serta mengundang perwakilan akademisi Australia dalam konferensi internasional ICASVI mendatang.
Salah satu peserta, Yuantika, mahasiswa D4 Kepelatihan Olahraga semester 4, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan memberikan wawasan baru, khususnya terkait peluang studi di Australia serta gambaran umum tentang negara tersebut.
“Acaranya sangat menyenangkan, karena Cak Glen memberikan edukasi tentang bagaimana kuliah di Australia dan juga menjelaskan seperti apa kondisi negara Australia,” ujarnya. Kendati saat ini belum memiliki rencana pasti untuk melanjutkan studi ke Australia, Yuantika mengaku tertarik jika suatu saat mendapatkan kesempatan tersebut. ][
***
Reporter: Diva Novana Widia Putri (FEB)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: