Kunci keberhasilan pendidikan terpusat pada peran guru. Unesa
sebagai LPTK (Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) mempunyai peran
penting demi kemajuan pendidikan di Indonesia karena core-nya mencetak guru. Oleh karena itu, Unesa mengadakan seminar Internasional
yang bertajuk “Sang Guru for betterment of Education.” Bertempat di Auditorium
lantai 2 FE Unesa, pada Sabtu, (8/9/2012).
Seminar
yang digelar mulai pukul 08.00-17.00 WIB dibuka Rektor Unesa,
Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. Dalam sambutannya, Muchlas mengatakan bahwa kurikulum
yang tertulis harus sama dengan implementasi. “Cara mengajar guru harus bagus, akan tetapi
kualitas guru juga harus mendukung,” ujar orang nomor satu di Unesa itu.
Acara
yang diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari dosen, guru, dan mahasiswa
pascasarjana ini mendatangkan 5 Keynote
speaker yaitu, Prof. Dr. Bernd Nothofer, profesor senior di Universitas
Frankfurt, menyajikan makalah “The General and Specific Responsibilities and Tasks of
a University Lecturer of Indonesian Languages ang Linguistics”, selanjutnya
Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro, M. Sc., membahas tema “National Policy
on Teacher Development in Relation to Outonomous Education Univesity”. Guru
besar dari ITB ini menjabarkan tentang peranan universitas sebagai LPTK dalam mencetak guru.
Selanjutnya Prof Dr. Mohamed Dahlan bin
Ibrahim, Dekan pada Entrepreneurship and Business Universiti Malaysia
Kelantan (UMK). mengapresiasi peran guru dan kebijakan pendidikan di Indonesia yang dipandangnya sebagai peran yang sudah bagus. Pembicara selanjutnya adalah Dr. Sulistyo. M. Pd., selaku Ketua PGRI dan Ir. Wedo Wiroaji, Head of Human Resources Department of PT Semen Gresik.
(Zaen/syt)
?> |